Isu Dikendalikannya Pesta Demokrasi, SBY: Konon, Jokowi Cs Mengantongi Sejumlah Masalah Hukum Kubu Oposisi

Suara Liberte

Selasa, 27 Juni 2023 | 01:40 WIB
Isu Dikendalikannya Pesta Demokrasi, SBY: Konon, Jokowi Cs Mengantongi Sejumlah Masalah Hukum Kubu Oposisi
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (ANTARA/Asprilla Dwi Adha)

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) buka suara terkait dengan kekhawatirannya akan isu pesta demokrasi hanya akan dijalankan oleh dua pasangan calon presiden di Pilpres 2024.

Bukan tanpa alasan, isu tersebut menjadi perbincangan hangat masyarakat hingga elite politik karena ditenggarai sebagai sinyal memang tak direstuinya pencapresan dari Anies Baswedan.

Partai Demokrat yang sudah mengusung mantan menteri pendidikan itu dapat terkena masalah besar karena harus memutar otak dari awal kembali. Inilah yang dikhawatirkan oleh SBY.

Koalisi Pemerintahan dikhawatirkan melakukan abuse of power, caranya adalah bersama-sama melakukan upaya guna mengagalkan pencapresan orang ketiga alias Anies.  SBY memberikan contoh manuver tersebut.

Ia mengungkit bagaimana pemimpin partai politik dari kubu oposisi bisa diancam oleh masalah-masalah hukum karena tak mengikuti kemauan dari Presiden Jokowi.

"Bahasa yang mudah dimengerti oleh publik adalah dia akan dijadikan tersangka dalam proses penuntutan hukum," ungkap SBY, dikutip Selasa (27/6/2023).

Tak hanya itu, mantan presiden ini mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan kabar bahwa hal itu bisa terjadi karena koalisi pemerintahan mengantongi sejumlah masalah hukum yang bisa membawa lawan mereke menuju penjara.

"Konon, Pak Jokowi dan pembantu-pembantunya merasa mengantongi kasus-kasus pelanggaran hukum dari para pemimpin parpol tersebut," jelasnya.

baca juga

SBY berharap bahwa kabar tersebut tidaklah benar, pasalnya jika ternyata ketakutannya itu merupakan sebuah fakta, maka artinya sumpah terlah dilanggar oleh Presiden Jokowi. Jokowi dikatakan seperti itu karena menurutnya sudah bertindak secara tidak etis dan tebang pilih demi kepentingan politis.

Sebelumnya, Isu Dua Capres sendiri sudah santer dibicarakan, terbaru muncul dari Elite PDI Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu. Dirinya berpendapat hal itu sudah disinyalkan dalam sejumlah pidato dari Jokowi.

Kepala negara itu hanya mengendorse dua orang dan dua orang itu adalah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Sementara Anies Baswedan, menurutnya, tidak akan naik ring pertandingan pilpres 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isu Jokowi Tak Kehendaki Majunya Anies Baswedan, SBY Turun Gunung Bongkar Skenario Penjegalan

Isu Jokowi Tak Kehendaki Majunya Anies Baswedan, SBY Turun Gunung Bongkar Skenario Penjegalan

Liberte | Selasa, 27 Juni 2023 | 01:10 WIB

Manuver Cawe-cawe Santer Lagi, Jokowi Diminta Bedakan Kepentingan Indonesia dan Kepentingan Megawati

Manuver Cawe-cawe Santer Lagi, Jokowi Diminta Bedakan Kepentingan Indonesia dan Kepentingan Megawati

Liberte | Senin, 26 Juni 2023 | 18:20 WIB

Kata Jokowi Soal Maraknya Penggunaan Anggaran Negara yang Tak Tepat Sasaran

Kata Jokowi Soal Maraknya Penggunaan Anggaran Negara yang Tak Tepat Sasaran

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 17:24 WIB

Terkini

Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu

Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:51 WIB

Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA

Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:30 WIB

Lelaki yang Menawarkan Euforia Lewat Kereta Luncur di Tengah Belantara

Lelaki yang Menawarkan Euforia Lewat Kereta Luncur di Tengah Belantara

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:25 WIB

Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG

Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG

Jawa Tengah | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:24 WIB

Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto

Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto

Jatim | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:20 WIB

Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!

Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!

Jabar | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:16 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa

Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

×