Penggiat Media Sosial, Chusnul Chotimah buka suara terkait dengan kasus korupsi terkait E-KTP yang kembali dikait-kaitkan dengan sosok dari Ganjar Pranowo jelang Pilpres 2024.
Dirinya satu suara dengan elite politikus tersebut yang ternyata bukannya panik, malah kegirangan ditanya soal keterkaitannya akan kasus yang pernah menjadi permbicaraan nasional di Indonesia.
Menurutnya, dengan kembali mencuatnya kasus tersebut, Ganjar membuktikan bahwa rekam jejaknya bersih dari yang namanya korupsi.
Ia merupakan seorang politikus yang tak mempan untuk disuap berkali-kali, bahkan walau jumlah uang yang ditawarkan sampai miliaran rupaih sekalipun.
"Ganjar terbukti satu-satunya capres yang ga mempan disuap miliaran rupiah berkali-kali. Yang lain belum tentu," cuitnya dalam twitter @ch_chotimah2, dikutip Kamis (29/6/2023).
Sementara itu, Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyebut tidak ada bukti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlibat kasus korupsi e-KTP. Menurutnya, keterlibatan Ganjar saat itu belum masuk standar pembuktian.
"Kasus e-KTP misalnya, kan sering pak Ganjar disebut tuh di kasus itu. Saya berani berbicara, bahwa memang pemenuhan alat buktinya (keterlibatan Ganjar) belum masuk standar pembuktian. Kenapa saya bilang begitu, penyidiknya dulu saya kok. Jadi saya yang lebih tahu," kata Novel dalam podcast di kanal YouTube-nya dikutip, Rabu (19/10/2022).