Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati mengatakan bahwa terdapat sejumlah skenario penduetan antara calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.
Ia melanjutkan, capres sudah mengerucut kepada tiga orang yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Sementara ada tiga kandidat cawapres yang potensial mendampingi seperti Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Ridwan Kamil.
Hartanto mengungkap tiga capres dan cawapres itu dapat disandingkan satu sama lain, namun tidak semua dapat saling menggantikan posisinya.
"Kalau kita melakukan tabulasi silang, berdasarkan beberapa data yang kami miliki, sebenarnya yang bisa di-combine untuk beberapa capres itu," kata Hartanto dalam keterangannya dikutip Liberte Suara, Sabtu (1/7/2023).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) bisa diduetkan dengan ketiga capres yang ada. Begitu pun dengan Gubernur Jawa Barat yang tepat jika disandingkan dengan ketiga kandidat presiden tersebut.
"Sandi bisa dikombinasikan ke tiga orang, kemudian juga RK itu juga bisa disandingkan ke tiga orang, kecuali Erick Thohir," ujarnya, menambahkan.
Hartanto menilai, Erick sulit dilepaskan dari sosok Prabowo yang akan mendampingi.
"Erick Thohir itu cenderung lebih diidentikkan kepada Prabowo kemudian juga ke Ganjar," ujarnya.
Baca Juga: Bantah Anggapan Diktator, Prabowo Subianto: Prabowo yang Asli Itu Sebenarnya Sangat Lembut
Erick sebenarnya memiliki potensi diduetkan dengan Ganjar maupun Prabowo, mengingat prestasinya sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Erick Thohir, dan kecenderungannya kemungkinan besar kan juga Erick Thohir ini bisa dipasangkan ke kedua calon antara Prabowo kemudian juga Ganjar yang saat ini masih dinamis karena proposal itu juga belum disetujui oleh masing-masing," pungkas Hartanto.