PDI Perjuangan (PDIP) sempat mengatakan bahwa ada partai politik di Senayan yang akan mendukung Ganjar Pranowo dalam waktu dekat.
Hal tersebut diungkap oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan partai politik lain yang akan ikut bergabung mendukung bakal calon presiden yang dicalonkan partainya.
Partai-partai politik yang dimaksud meminta wwaktu setidaknya hingga akhir Juli dan Agustus sehingga berbagai pendekatan terus dilakukan.
“Terus komunikasi dilakukan, Cuma ada partai kan ‘tolong saya dikasih waktu sampai akhir Juli’. Ada partai yang mengatakan ‘tolong saya dikasih waktu sampai pertengahan Agustus’. Sehingga berbagai pendekatan-pendekatan terus dilakukan,” ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (9/7/2023) dari Liputan6.com.
Menanggapi hal tersebut, Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti partai politik yang diisukan akan bergabung mendukung Ganjar tersebut.
“PDI Perjuangan umumkan sebentar lagi ada parpol di Senayan yang akan gabung dukung Ganjar,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Dennysiregar7 pada Rabu (12/7/2023).
Denny menduga partai yang dimaksud adalah Partai Demokrat lantaran ketua umum partai politik tersebut yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak masuk kandidat calon wakil presiden untuk Anies Baswedan.
“Kayaknya Demokrat nih, soalnya dari semua cawapres yang diajukan Nasdem ke Anies ga ada satupun nama AHY. Ya tinggalin aja,” tutur Denny.
Sementara itu, AHY sempat menyiratkan dirinya menolak menjadi calon wakil presiden untuk Ganjar. Hal tersebut diungkapnya di kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta, pada Rabu (7/6/2023).
Baca Juga: Buang-buang Anggaran, Legislator PSI Usul Program Rumah DP 0 Rupiah Warisan Anies Diganti Rusunawa
“Saya pertama berterima kasih kepada siapapun yang menyebutkan bahwa AHY bisa diperhitungkan dan sebagainya. Berpasangan dengan siapapun,” ujar AHY dalam kesempatan tersebut.
Ia memberikan apresiasi kepada pihak yang mempertimbangkannya jadi cawapres. Namun, ia lebih memilih untuk memantapkan rancang bangun Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presidennya.
“Itulah mengapa selain tentunya menyampaikan apresiasi tadi, kami juga terus memantapkan rancang bangun dari koalisi perubahan ini,” tutur AHY.