Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga menyindir Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang berperilaku seolah-olah dirinya adalah korban atau playing victim dalam persoalan pencopotan banner Ganjar Pranowo.
Dalam pernyataannya, Hasto menyesalkan intimidasi dan arogansi tindakan anggota TNI dalam pencopotan banner Ganjar Pranowo. Menanggapi hal tersebut, Andi menyindir Hasto yang mulai playing victim.
“Mulai Playing Victim niyh. Jika musim harus berganti, maka segala drama atraksi tak akan berarti,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Selasa (18/7/2023).
Sebelumnya, viral video berdurasi 31 detik yang bernarasi arogan oknum TNI ancam relawan copot baliho Ganjar Pranowo.
Oknum tersebut memaksa baliho Ganjar Pranowo diturunkan secara sepihak. Oknum bahkan mengancam akan memecahkan kepala relawan jika masih berani memasang baliho tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Hasto menyayangkan ucapan-ucapan intimidasi yang dilontarkan oleh oknum TNI tersebut. Menurutnya, TNI juga berasal dari rakyat.
“Yang kami sangat sesalkan adalah cara-cara intimidasi, keluarkan kata-kata ‘pecahkan kepala’, tidak perlu tindakan arogan. Kita (bisa) bicara baik-baik karena mereka semua juga berasal dari kalangan kita semua, dari rakyat,” ujar Hasto pada Selasa (18/7/2023), dikutip dari tvOne news.
Menyikapi video yang beredar, Tentara Nasional Indonesia memberikan klarifikasinya. Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono di Jakarta, Minggu (16/07/2023) menjelaskan bahwa pencopotan banner foto Capres Ganjar Pranowo di lahan Makodim 1013/Muara Teweh terjadi pada Sabtu 15 Juli 2023 sekira pukul 17.45 WIB.
Adapun kronologis diantaranya sebagai berikut: Sekira pukul 09.49 WIB Dandim 0103/Muara Teweh Letkol Inf Edi Purwoko mendapat WA dari Sdr. Ahmad Gunadi (putra Bupati Barito Utara) tentang permohonan ijin memasang banner kegiatan festival musik di lahan Kodim 1013/Mtw dengan melampirkan foto lokasi yang dimaksud.
Baca Juga: Alex Telles Segera Tinggalkan Manchester United Menyusul Cristiano Ronaldo ke Al Nassr
Saat Dandim melihat kiriman foto tersebut, dirinya baru menyadari adanya kejanggalan yaitu adanya banner foto Ganjar Pranowo di baliho sebelahnya, yang juga berada dilahan Makodim 1013.
Kemudian Dandim perintahkan Pasilog untuk berkoordinasi dengan Satpol PP dan Panwaslu Kabupaten Barito Utara untuk mencopot banner foto Ganjar Pranowo yang berada di lahan Makodim 1013/Mtw.
Kapuspen TNI menegaskan bahwa menjelang Pemilu 2024, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dalam setiap pengarahan kepada Prajurit TNI selalu menekankan "Netralitas TNI pada Pemilu 2024" diantaranya tidak memberikan fasilitas tempat/sarana dan prasarana milik TNI kepada Paslon dan Parpol untuk digunakan sebagai sarana kampanye.