Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando baru-baru ini terkena getah pahit dari manuvernya yang berani bersuara terkait dengan pencapresan dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Ia baru-baru ini mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dalam media sosial karena berani mengkritik bagaimana jagoannya dicitrakan sebagai petugas partai oleh PDI Perjuangan (PDIP).
Ade mengaku ia difitnah mendapatkan sejumlah uang untuk melakukan kritik terhadap sosok dari Megawati Soekarnoputri. Padahal kritikannya datang berdasarkan keresahannya atas semakin kecilnya peluang menang yang dimiliki oleh Ganjar.
"Saya difitnah mengkritik PDIP karena diguyur duit. Pemfitnah ini pasti percaya saya selama ini kritik Rizieq, FPI dan Anies karena duit." ucapnya seperti yang dilansir dari akun media sosial pribadinya pada Senin (31/7).
Menurutnya, orang-orang yang percaya bahwa ia mengkritik karena pesanan dari sponsor adalah orang-orang yang tak memiliki pikiran yang luas dalam kehidupan berpolitik.
Dirinya yakin bahwa mereka adalah bagian dari kelompok yang dapat dengan mudah menjual prinsip hidup mereka hanya untuk kesenangan sekejap mata.
"Terlalu banyak orang sempit pikir yang menyangka prinsip hidup itu bisa dibeli dengan duit. Shame on you," tegas calon legislatif ini.