Kuasa Hukum Denny Sumargo, Sogi Bagaskara, membantah tuduhan Verny Hasan soal dugaan manipulasi tes DNA pertama.
Tuduhan tersebut muncul dari unggahan Verny yang memuat tantangan kepada Denny untuk melakukan tes DNA ulang.
“Test DNA dua kali yuk, biar tambah mengejutkan lagi. Kan kemarin rumah sakit pilihan dia dokter pilihan dia, gantian donk RS nya dari saya,” tulis Verny di aku Instagram miliknya.
Menanggapi unggahan tersebut, Sogi memberikan klarifikasi bahwa pemilihan Lembaga Eijkman RSCM sebagai tempat tes DNA merupakan kesepakatan kedua belah pihak.
“Ini perlu saya klarifikasi dulu yang ini. Bahwa sebetulnya penunjukkan Lembaga Eijkman itu, itu disepakati oleh kedua belah pihak,” ujar Sogi, dikutip Suara Liberte dari tayangan Rumpi No Secret di Trans TV, Jumat (25/8/2023).
Tidak hanya pada saat pengambilan sampel, saat hasil tes DNA keluar sekalipun, kedua belah pihak yaitu Denny dan Verny harus menghadirkan saksi.
“Lalu pada saat hasil tes itu keluar, itu harus dihadiri oleh dua orang saksi masing-masing pihak. Dari saudara Verny dan juga saudara Densu,” sambung Sogi.
Sogi kemudian menceritakan kliennya yang akrab disapa Densu bahkan mempersilahkan Verny untuk membuka hasil tes DNA itu duluan.
“Termasuk pada saat membuka hasilnya, Densu meminta dia membuka duluan. Ternyata dia terkejut dengan hasilnya,” jelasnya.
Baca Juga: KPK Dalami Kepala Baguna PDIP Max Ruland Terkait Proses Lelang Pengadaan Truk yang Dikorupsi
Sebagai kuasa hukum Densu, Sogi sendiri keberatan Denny menjalani tes DNA ulang kendati kliennya menyanggupi. Pasalnya, jika kali ini dituruti, tak menutup kemungkinan Verny akan melakukan hal yang sama di masa mendatang.
“Nah ini kan sebetulnya pengulangan atas statement dia empat tahun lalu dia minta tes DNA ulang. Saya sebetulnya sebagai kuasa hukumnya keberatan karena ini nggak kan ada habisnya. Nanti siapa bisa jamin dia nggak minta yang ketiga kali,” tuturnya.
Sementara itu, Verny melalui Instagram Stories-nya mengaku tidak mau berbicara banyak dan akan menyerahkan urusannya pada kuasa hukumnya.
“Selebihnya saya tidak mau banyak bicara lagi, cukup nanti kuasa hukum saya yang bicara terimakasih,” tulis wanita yang berprofesi sebagai Disc Jokey ini.