Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan partainya telah dikhianati dan difitnah oleh Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Menurut Herzaky, pertama, Demokrat lah yang dikhianati Anies Baswedan dan NasDem karena membuat perjanjian sepihak tentang calon wakil presiden (cawapres) dengan PKB tanpa melibatkan PKS dan partainya.
"Sudah dikhianati, kini kami difitnah pula. Satu, Nasdem & PKB buat perjanjian sepihak BERDUA, usung Anies-Muhaimin, tanpa ajak bicara Demokrat & PKS," kata Herzaky di akun X-nya, dikutip Liberte Suara, Kamis (7/9/2023).
Yang kedua, pada tanggal 25 Agustus 2023, Anies mengirimkan surat dengan tulisan tangan untuk meminta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pendampingnya, dalam hal ini terlihat siapa yang menginginkan ketumnya menempati posisi cawapres.
"Dua, Anies sendiri yang minta Mas AHY jadi wakilnya. Bukan @PDemokrat yang minta-minta. Anda dukung Anies silahkan, fitnah kami jangan," ujarnya dalam postingan tersebut.