Pengamat politik Selamat Ginting menduga, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berpotensi dikudeta oleh pihak-pihak yang tak terlihat.
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, menjadi incaran setelah dirinya menerima pinangan Koalisi Perubahan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping calon presiden (capres) Anies Baswedan.
"Saya menduga ada tangan tak kentara (invisible hand) sedang merancang kudeta terhadap Cak Imin sebagai ketua umum PKB terkait pilpres 2024," kata Selamat dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Jumat (8/9/2023).
Selamat menilai, keputusan PKB mendukung Anies mengandung risiko politik yang tinggi bagi Cak Imin.
"Saya menduga ada intervensi sembunyi-sembunyi terhadap PKB, salah satunya Cak Imin akan digulingkan dari Ketum PKB karena dianggap ada di kubu oposisi dalam pilpres," jelas dia.
Pengamat politik dari Universitas Nasional itu mengatakan, konflik PKB pada 2008-2010 kembali muncul setelah Cak Imin dideklarasikan sebagai bakal cawapres pendamping Anies.
Terutama, adanya perseteruan terbuka antara Cak Imin dengan putri sulung Presiden ke-4 RI Abdurachman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid.
"Pada era itu ramai desas-desus hubungan spesial Yenny Wahid dengan SHW. SHW dituding kubu Cak Imin sebagai otak dari konflik di PKB. Apalagi SHW baru saja hengkang dari Golkar Jawa Tengah," pungkas Selamat.
Baca Juga: Haji Faisal Beberkan Kriteria Calon Suami Fuji, Thariq Halilintar Sudah Kena Blacklist?