Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menargetkan setiap laga Piala Dunia (PD) U-17 yang akan digelar diempat stadion disaksikan sedikitnya 10 ribu hingga 18 ribu penonton. Pemerataan jumlah penonton di stadion tempat pertandingan berlangsung diharapkan bisa terjadi setelah pembagian lokasi.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam rapat koordinasi PSSI dan Polri untuk pengamanan Piala Dunia U-17 di Jakarta, kemarin. "Memang kita itu ada target dari FIFA kurang lebih 10 ribu sampai 18 ribu penonton untuk setiap pertandingan Piala Dunia U-17," ujar Erick.
Indonesia yang berada di Grup A bersama Ekuador, Panama, dan Maroko akan berkandang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Sementara JIS akan menggelar laga grup C dan E dan Stadion si Jalak Harupat Soreang akan menjadi lokasi laga penyisihan Grup D dan F.
Sementara itu Stadion Manahan Solo menggelar laga penyisihan Grup B serta laga semifinal, final dan perebutan posisi ketiga.”Dengan adanya tim-tim kuat di masing-masing stadion diharapkan bisa menarik animo penonton,”tegas Erick. Sebelumnya PSSI terus mematangkan persiapan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Supaya kompetisinya berjalan aman dan lancar, Erick melakukan audiensi ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Erick mengatakan pertemuan ini membahas persiapan perhelatan Piala Dunia U-17 pada November 2023 nanti. PSSI meminta masukan Polri untuk kesuksesan Piala Dunia U-17. Menurut Erick, Polri telah berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan Piala Dunia U-17 agar berjalan aman, lancar dan sukses.