Gerai ayam geprek Bensu milik Ruben Onsu memang sempat viral. Bisnis itu bahkan telah memiliki banyak sekali cabang di berbagai daerah.
Sayangnya, satu per satu gerai Bensu kini mulai tutup. Terkait itu, Jordi Onsu yang merupakan adik Ruben Onsu pun buka suara.
Menurutnya, penutupan sejumlah gerai Bensu tak terlepas dari mental karyawannya yang lemah. Pada momen itulah ia turut menyinggung soal karakter para Gen-Z.
"Kenapa Gen-Z karakternya seperti ini? Salah siapa? Salah millenials, salah kita. Mereka ngeliat siapa? Gen-Z belajarnya dari mana? Dari kita, kan?" ungkap Jordi Onsu dalam tayangan YouTube kasisolusi.
Ia pun meminta agar publik menyalahkannya saja atas hal itu. Pasalnya, dirinyalah yang berperan dalam proses rekruitmen karyawan.
"Salahinnya ke gue aja, karena gue mungkin requirement-nya waktu itu lebih kepada usia, pengalaman kerja," tuturnya.
Meski mengaku salah, Jordi bertekad untuk menjadikan pengalaman buruk itu sebagai pelajaran. Kini, ia pun lebih selektif lagi memilih orang yang akan dipekerjakan dalam usahanya.
"Kalau sekarang di HR, pertanyaan satu, 'Kamu mau kerja nggak? Mau capek nggak? Bersedia bekerja di dalam tekanan nggak?' Maksudnya pressure ya, bukan tekanan yang berarti stressful," bebernya.
Terlepas dari itu, tak sedikit masyarakat yang menduga bahwa tutupnya sejumlah gerai ayam geprek Bensu lantaran banyak pedagang yang kini juga sudah menjual makanan tersebut.