Italia Akan Bangun Disneyland untuk Makanan

Esti Utami

Selasa, 18 Maret 2014 | 19:14 WIB
Italia Akan Bangun Disneyland untuk Makanan
Bologna terkenal dengan makanannya yang lezat (Foto: bolognauncovered.com)

Suara.com - Sebuah 'theme park' baru akan dibangun di Italia, dan rencananya sudah dioperasikan pada 2015. Selain roller coasters, tempat hiburan ini juga menawarkan pengalaman baru, berziarah ke kiblat makanan dunia.  Kiblat makanan ini akan dibangun di Kota Bologna, yang memang sudah terkenal dengan makanannya yang lezat. Siapa tak kenal dengan lasagna, tortellini, atau saus Bolognese.

Taman hiburan ini akan dinamai 'FICO Eataly World'.  Sebagai langkah awal dana sebesar 55 juta dolar (lebih dari Rp 600 miliar) dibenamkan dalam proyek ini.  Sejumlah perusahaan macam Fabbrica Italiana Contadina, dan pemerintah kota Bologna ikut menanggung biaya ini.

Presiden Eataly, Oscar Farinetti berharap taman baru ini akan tertular sukses global yang dicapai Eataly selama ini.  Farinetti menargetkan 6 juta orang berkunjung ke FICO setiap tahunnya, dan memberikan pemasukan hingga 118 juta setahun dalam lima tahun pertama.

Ground breaking akan dilakukan April mendatang di atas lahan seluas 20 acre (1 acre sekitar 4000 meter persegi). Untuk tahap awal akan dibangun sekitar 125 restoran dan semacam laboratorium makanan. Taman ini akan dilengkapi dengan kebun, di mana pengunjung bisa memanen sendiri hasil kebun tersebut. Juga akan ada tempat anak-anak bermain dengan makanan.

Salah satu andalan Eataly adalah 'laboratorium makanan' yang dilengkapi dengan 15 auditorium. Di sini akan digelar kelas-kelas memasak yang mampu menampung 700 orang. Kelas-kelas ini akan menyebarkan pengetahuan mengenai berbagai tumbuhan yang tumbuh di Italia, bagaimana menanam dan mengolahnya.

Farinetti berharap taman ini akan menjadi semacam Disneylandnya untuk makanan. Tak hanya menghidangkan makanan tapi juga memberi kesempatan kepada pengunjungnya untuk mengenal tradisi makan di Italia. FICO diharapkan akan makin mengundang wisatawan untuk berkunjung ke Italia, yang buntut-buntutnya mempercepat pemulihan ekonomi negeri pizza itu.  "Ribuan lapangan kerja akan tercipta dari sini," ujarnya yakin.

Meski demikian, kritik tetap ada. FICO dinilai akan memukul perajin kecil. “Ini akan seperti yang dilakukan McDonalds terhadap sandwich. Kreatifitas di sektor makanan akan kalah oleh kepentingan komersial," ujar seorang kritikus seni dan makanan, Tomaso Montaniri. (Sumber: thedailybeast.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Makanan Harus Dihabiskan?

Mengapa Makanan Harus Dihabiskan?

Lifestyle | Selasa, 18 Maret 2014 | 17:40 WIB

Venesia Gelar Referendum, Ingin Merdeka dari Italia

Venesia Gelar Referendum, Ingin Merdeka dari Italia

News | Senin, 17 Maret 2014 | 20:28 WIB

 Marchisio Akui Spanyol Selalu Tangguh

Marchisio Akui Spanyol Selalu Tangguh

Bola | Kamis, 06 Maret 2014 | 12:59 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×