Kisah Para Perempuan Pemburu Laki-laki Bule

Esti Utami Suara.Com
Rabu, 10 September 2014 | 23:22 WIB
Kisah Para Perempuan Pemburu Laki-laki Bule
Elizabeth Oktofani dan bukunya "Bule Hunter: Money, Sex and Love" (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Bagi sementara perempuan, memiliki kekasih ataupun suami orang asing  khususnya bule menjadi hal yang didambakan dan dibanggakan. Beragam alasan melatar-belakangi sikap ini, mulai dari memperbaiki keturunan, kebebasan, materi, cinta hingga seks.

Tapi tak jarang memiliki kekasih atau bersuamikan bule justru membuahkan berbagai masalah. Mulai dari penyakit menular, perdagangan manusia, hingga menjadi korban penipuan.  Kisah-kisah itulah yang diangkat dalam buku "Bule Hunter: Money, Sex and Love (Perempuan Pemburu Bule)" yang diluncurkan Rabu (10/9/2014) di Jakarta.

Buku yang ditulis oleh Elisabeth Oktofani ini adalah sebuah catatan yang diadopsi dari kisah nyata. Berisi suara para perempuan yang menjalin hubungan dengan laki-laki dari ras kaukasoid, baik sebagai kekasih, suami, klien dalam bisnis prostitusi atau hanya sekedar teman kencan.

Namun demikain ada juga yang murni karena cinta, meski untuk itu mereka harus rela dicap sebagai 'Bule Hunter' yang cenderung berkonotasi negatif.

Pada peluncuran bukunya, Fani yang juga berprofesi sebagai wartawan ini mengaku, dirinya menulis buku tersebut dikarenakan menyimpan kegelisahan atas   stereotip terhadap para perempuan Indonesia yang menjalani hubungan dengan laki-laki bule, yang selalu dicap sebagai bule hunter.

"Saya sebagai pelaku casual relationship tersebut sangat gelisah tentang adanya pandangan itu. Bule hunter berkonotasi negatif," ujarnya kepada suara.com.

Buku ini, lanjutnya, bertujuan untuk memperlihatkan fenomena-fenomena yang sebenarnya terjadi dan jarang dilihat oleh banyak orang. Bahwa, memiliki hubungan dengan laki-laki bule tak selalu manis dan membahagiakan. Banyak orang menghakimi bahwa perempuan yang memiliki hubungan dengan bule hanya mementingkan uang dan seks saja.

"Bagi sebagian orang, judul buku ini mungkin terdengar merendahkan perempuan Indonesia yang memiliki hubungan dengan laki-laki barat. Tapi pesan saya, bacalah dulu, baru berkomentar," kata perempuan berambut bondol ini.

Untuk menulis buku ini, Fani melakukan riset hingga dua tahun dengan menemui belasan narasumber yang mau membagi kisahnya.

Aktivis perempuan Myra Diarsih yang hadir dalam kesempatan itu memandang, buku ini bisa menjadi sebuah media untuk mendobrak cara pandang kaum perempuan untuk lebih kritis menghadapi apa yang terjadi di sekitar mereka.

"Mereka dapat lebih berani mengisahkan fenomena buruk yang terjadi dalam hidup mereka," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI