Cantiknya Jumputan Khas Palembang

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Sabtu, 25 Oktober 2014 | 16:03 WIB
Cantiknya Jumputan Khas Palembang
Kain jumputan khas Palembang (suara.com/Dinda Racmawati)

Kota Palembang di Sumatera Selatan yang dulunya merupakan pusat kerajaan Sriwijaya memiliki beragam kain tradisional yang telah dikenal luas di tanah air yakni kain songket dan jumputan.  Hingga kini motif jumputan yang dibuat dengan teknik celup itu masih menjadi salah satu favorit. Setidaknya itulah yang terlihat di gelaran Bazar Mandiri Pasar Indonesia. Stand Ayla Songket yang menjual ragam kain khas Palembang, yakni songket dan jumputan, tampak ramai dipenuhi pembeli.

Kepada suara.com, Amir dari Ayla Songket menjelaskan, keunikan jumputan terletak pada warnanya. Motif kain jumputan Palembang menggunakan dua atau tiga warna. Warna-warna ini umumnya adalah warna berani yang cukup kuat seperti merah, hijau, dan kuning.   Sedangkan dari motif, tidak terlalu banyak mengalami perubahan dan masih mempertahankan motif tradisional di antaranya kacang hijau, sasirangan atau titik tujuh.

"Dulu, teknik jumputan biasanya diaplikasikan pada kain sutra pelangi. Namun, peminat kain sutra pelangi biasanya lebih ke orang tua. Sehingga pengrajin kain jumputan Palembang pun melakukan inovasi," ujar Amir.

Kini, jumputan tak hanya diaplikasikan pada sutra pelangi, tetapi juga pada kain sutra kerut, katun, silk, kain tenun alat tenun bukan mesin hingga kain gamis.  Ia menambahkan, pembuatan kain jumputan seluruhnya dilakukan secara manual, mulai dari melukis motif, menjahit jumputan, hingga mencelup warna.

"Untuk penyelesaian satu kain, satu orang pengrajin bisa menghabiskan waktu sekitar seminggu," jelasnya sambil memperlihatkan ikatan kain untuk diproses menggunakan teknik jumputan.  Pembuatan kain jumputan Palembang, kata Amir tidak melewati teknik melapisi lilin, seperti dijumpai pada jumputan batik.

"Langsung dicelupin aja ke pewarna. Biasanya pewarnanya itu dari bahan alami, seperti daun-daunan atau bunga," jelasnya lebih lanjut.

Kain-kain ini, biasanya dijual satu set yang terdiri atas kain untuk baju dan kain selendang. Selain itu, ada pula yang berbentuk kain sepanjang 3 meter. Kain-kain ini dijual mulai Rp. 200ribu hingga jutaan rupiah. "Ini tergantung dari kainnya apa. Yang paling mahal yang sutra," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Mewah dan Strategis, Segini Kisaran Harga Rumah di Area CBD Sentul Terbaru

Mewah dan Strategis, Segini Kisaran Harga Rumah di Area CBD Sentul Terbaru

Bogor | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Selamat! Billy Bat Karya Naoki Urasawa Menang Best Manga Harvey Awards 2026

Selamat! Billy Bat Karya Naoki Urasawa Menang Best Manga Harvey Awards 2026

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Lapas Cibinong Diduga Terlibat Korupsi, Menko Yusril Persilakan KPK hingga Polri Turun Tangan

Lapas Cibinong Diduga Terlibat Korupsi, Menko Yusril Persilakan KPK hingga Polri Turun Tangan

Bogor | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Jakarta Bidik Jadi Percontohan Nasional Kota Ramah Disabilitas

Jakarta Bidik Jadi Percontohan Nasional Kota Ramah Disabilitas

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Arti Mimpi Gigi Bawah Copot Menurut Islam, Primbon Jawa dan Psikologi

Arti Mimpi Gigi Bawah Copot Menurut Islam, Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Saat Perias Jenazah Diteror Hantu Influencer Cerewet: Intip Keseruan di Balik Layar Film Ghosthing

Saat Perias Jenazah Diteror Hantu Influencer Cerewet: Intip Keseruan di Balik Layar Film Ghosthing

Entertainment | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:10 WIB

YLKI Bongkar Sisi Gelap Perpres Ojol: Konsumen Jangan Jadi Korban!

YLKI Bongkar Sisi Gelap Perpres Ojol: Konsumen Jangan Jadi Korban!

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Review Other Mommy: Saat Horor Mencekam Dirusak oleh Jumpscare Murahan

Review Other Mommy: Saat Horor Mencekam Dirusak oleh Jumpscare Murahan

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Enggan Tanggapi Isu Pemakzulan Gibran, Yusril Tegaskan Wapres Adalah Atasan Kabinet

Enggan Tanggapi Isu Pemakzulan Gibran, Yusril Tegaskan Wapres Adalah Atasan Kabinet

Video | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×