Stereotip Tak Benar Tentang Laki-laki (1)

Esti Utami

Senin, 01 Desember 2014 | 14:42 WIB
Stereotip Tak Benar Tentang Laki-laki (1)
Ilustrasi ayah (shutterstock)

Memasuki abad ke-21, kesetaraan gender belum benar-benar tercapai. Tetapi ketidaksetaraan itu makin menipis, dan makin banyak laki-laki yang tinggal di rumah untuk mengasuh anak-anak mereka. 

Tapi mengapa, masih banyak orang yang meragukan kemampuan laki-laki menjadi seorang ayah sekaligus pengasuh bagi anak-anaknya. Ada banyak stereotip yang dilekatkan pada seorang laki-laki jika itu menyangkut dengan pengasuhan anak.

Tapi percayalah, semua itu tidak sepenuhnya benar. Karena sebenarnya, banyak juga perempuan yang memiliki kekurangan saat mengasuh anak mereka. Dan berikut stereotip yang dilekatkan pada laki-laki itu, dan analisa kebenarannya.

1. Laki-laki tak tahu apa yang dilakukan tentang mengasuh anak. Mereka bermaksud baik tetapi malang, dan tidak memiliki petunjuk ketika berurusan dengan pengasuhan anak-anak.

Yang benar: Perempuan tidak lebih mengerti daripada laki-laki, dalam urusan ini. Semua orang tua belajar dengan apa yang mereka hadapi setiap hari, tidak peduli apa jenis kelamin mereka! Sesekali meninggalkan
laki-laki dengan anak-anak untuk sehari saja, dan lihatlah mereka cenderung baik-baik saja.

2. Tak ada lelaki yang ingin berada di ruang bersalin.  Mereka nervous dan mual dan lebih suka berada di pub untuk mengatasi rasa gugup ini ketimbang menemani pasangan mereka melahirkan.

Kebenaran: Sebagian besar laki-laki tidak ingin berada di tempat lain selain di samping pasangannya untuk menyambut kehadiran buah hati mereka, sekaligus mendukung perempuan yang dicintainya melewati saat besar dalam hidupnya. Ada pengecualian memang, tetapi mereka berada dalam minoritas.

3. Laki-laki tak pernah memperhatikan pasangan mereka. Mereka bisa dengan mudah pamitan untuk pergi ke acara malam hari atau pub setelah bekerja, mengulang menonton serial yang mereka suka sementara pasangan mereka setengah mati menenangkan si bocah.

Kebenaran: Jika Anda memiliki teman baik sebelum memiliki anak, kemungkinan Anda akan tetap menjaga hubungan dengan teman baik Anda. Apa yang dilakukan laki-laki tak lebih dari itu, yakni menjaga persahabatan mereka.

4. Ayah terlalu protektif pada anak perempuan mereka. Setiap ayah yang memiliki anak gadis secara alami merasa wajib menjaga keselamatan putrinya.

Kebenaran: Laki-laki memang lebih protektif pada putrinya, tetapi tetap menganggap mereka sebagai anak-anak. Idenya adalah seorang ayah ingin 'membungkus' putrinya  sementara mendorong anak-anak mereka untuk mengatasi apa pun dihadapkan dunia pada mereka.

5. Laki-laki merasa tak bertanggung-jawab atas sekolah putra-putrinya. Mereka berpikir ini adalah zona perempuan yang bertindak sebagai 'ketua kelas'.

Kebenaran: Antar jemput sekolah dilakukan oleh berbagai orang yang berbeda: orang tua tunggal, kakek-nenek, pasangan gay, ibu dan ayah yang bekerja dari rumah dan sederet daftar lainnya. Gagasan bahwa antar jemput sekolah adalah domain perempuan benar-benar usang. (The Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Men Support Men: Ketika Laki-Laki Juga Butuh Ruang untuk Cerita

Men Support Men: Ketika Laki-Laki Juga Butuh Ruang untuk Cerita

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 14:50 WIB

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Ulasan Bapakmu Kiper: Drama Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Tarkam

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 14:30 WIB

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Beban Menjadi Pria Perkasa: Mengapa Toxic Masculinity Menggerus Laki-Laki?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 14:01 WIB

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Ulasan Film Bapakmu Kiper: Cerita Rekonsiliasi Ayah dan Anak yang Menyentuh

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Aliansi Laki-Laki Baru: Membangun Ruang bagi Laki-Laki untuk Belajar tentang Kesetaraan

Aliansi Laki-Laki Baru: Membangun Ruang bagi Laki-Laki untuk Belajar tentang Kesetaraan

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 11:07 WIB

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Weaponized Incompetence di Rumah: Mengapa Laki-laki Perlu Belajar Mengurus Pekerjaan Domestik?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 15:22 WIB

Jasad Bayi Laki-Laki Diseret Anjing di Sumedang

Jasad Bayi Laki-Laki Diseret Anjing di Sumedang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Gubernur Bobby Nasution Siap Jadi Ayah Asuh Guna Percepatan Legalitas Aset Wakaf

Gubernur Bobby Nasution Siap Jadi Ayah Asuh Guna Percepatan Legalitas Aset Wakaf

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Terkini

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

×