Cara Ini Membantu Penderita Vaginismus

Esti Utami Suara.Com
Senin, 05 Januari 2015 | 11:43 WIB
Cara Ini Membantu Penderita Vaginismus
Ilustrasi (shutterstock)

Vaginismus, adalah gangguan yang sering digambarkan sebagai serangan panik pada organ intim perempuan atau vagina.  Menurut Dr. Venkat, seorang ginekolog vaginismus adalah suatu kondisi yang mempengaruhi kemampuan perempuan untuk terlibat dalam segala bentuk penetrasi terhadap organ intimnya. Masuk dalam kategori ini adalah hubungan seksual, penyisipan tampon dan pemeriksaan ginekologi.

Vaginismus ditimbulkan oleh kontraksi refleks dari otot pubococcygeus yang mendukung vagina. Refleks ini menyebabkan otot-otot dan jaringan dalam vagina tiba-tiba menegang yang membuat segala jenis penetrasi vagina, termasuk hubungan seksual yang sangat menyakitkan dan bahkan tidak mungkin dilakukan.

"Biasanya penyebab vaginismus adalah kombinasi dari pemicu fisik atau non-fisik yang menyebabkan tubuh untuk mengantisipasi rasa sakit," jelas Dr Venkat.

Dengan bantuan profesional vaginismus dapat disembuhkan. Penanganan akan lebih mudah jika penderitanya termotivasi untuk sembuh dan tidak mengalami komplikasi.

Lalu perawatan apa yang harus dijalani? Jika memang Anda mengalami gejala vaginismus di atas, sangat disarankan untuk mencari bantuan terapis seks. Bantuan terapis perilaku kognitif juga dapat menemukan pemicu di balik masalah ini. Meluangkan waktu untuk mengenal tubuh Anda dan menjadi intim dengan diri sendiri adalah penting. Saat ini tersedia alat dilator set vagina, yang merupakan pengobatan yang efektif di organ intim  Anda.

Dr Venkat menyarankan penderita vaginismus untuk terlebih dahulu menjalani pengobatan, sebelum menikah. Ia mengingatkan pemeriksaan ginekologi adalah bagian dari kehidupan dan tak seharusnya menyebabkan stress. Dan makin cepat vaginismus diatasi, makin bagus bagi penderitanya. Namun ia mengakui, vaginismus tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Pengobatan hanya memperbaiki keadaan.

"Ada sejumlah perkembangan dalam pengobatan vaginismus, termasuk penggunaan suntikan botox, yang biasanya digunakan untuk mengurangi kerutan di wajah. Sayangnya, setelah efek suntikan mereda, injeksi perlu diulang," ujarnya.

Menggunakan pelumas alami (seperti SYLK, pelumas berbasis tanaman yang meniru cairan tubuh) dapat membantu Anda untuk bersantai dan "beradaptasi" secara bertahap untuk aktivitas seksual. (femalefirst.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI