Ini Risiko Bagi Perempuan Bila Alat Kelamin Pasangan Terlalu Besar

Kamis, 28 Mei 2015 | 20:58 WIB
Ini Risiko Bagi Perempuan Bila Alat Kelamin Pasangan Terlalu Besar
Ilustrasi ukuran Mr P. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki ukuran alat kelamin yang besar menjadi kebanggaan sebagian lelaki. Kaum Adam yakin bahwa dengan ukuran 'kejantanannya' yang besar bisa memuaskan pasangannya.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah benarkah anggapan tersebut?

Menurut dr Heru Oentoeng, M, spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, 'keras'-nya Mr P saat ereksi lebih menentukan kenikmatan hubungan sek**** dibanding ukuran. Menurutnya jika ukuran alat kelamin lelaki besar, tapi  tak maksimal saat mencapai ereksi bisa memicu ketidakpuasan dari pasangannya.

"Kalau nggak keras nggak bisa penetrasi. Jauh lebih memuaskan kalau size optimal dan kerasnya juga maksimal apalagi pinter 'nguleknya'. Jadi belum tentu semakin besar ukuran semakin bagus," katanya dalam sesi Journalist Class bertajuk 'Papa Keras Mama Puas Hidup Berkualitas' yang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Lebih lanjut Heru menuturkan, jika alat kelamin pria terlalu besar, tapi tidak diimbangi dengan kondisi kelamin pasangannya, maka bisa memicu traumatik pada diri perempuan.

"Alat kelamin wanita memang elastis tapi kalau dipaksa dengan kelamin pria yang terlalu besar bisa kesakitan. Apalagi kalau posisinya salah, misal women on top, alat kelamin wanita bisa terasa tertusuk pedang," imbuhnya.

Memang sedikit perempuan yang komplain secara langsung kepada pasangannya tentang hal ini. Namun dalam lubuk hatinya, ia merasa trauma dan berupaya mencegah orgasme saat bercinta, karena rasa nyeri yang dirasakan.

"Sama saja seperti memasukkan benda ke sesuatu yang kecil sehingga timbul trauma. Kalau sampai alat kelamin wanita robek, bisa timbul infeksi dan trauma psikis pada si perempuan," jelas Heru.

Seksolog Zoya Amirin pun membenarkan pendapat Heru. Karena itulah ia menyarankan para isteri agar tidak menjadikan ukuran alat kelamin pria sebagai ukuran kenikmatan seksual.

“Banyak wanita kalau ngumpul sama teman-temannya suka ngomongin, ‘Gede enggak itu dia?’ atau ‘Enak gak’. Padahal, saat berhubungan yang harusnya dinikmati adalah connected antar pasangan yang memuaskan. Kalau besar tapi nggak bikin puas ya percuma," imbuh Zoya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI