Array

Resto Gaul Ala Prancis Itu Bernama Branche Bistro

Jum'at, 08 April 2016 | 14:32 WIB
Resto Gaul Ala Prancis Itu Bernama Branche Bistro
Restoran Branche Bistro. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Restoran khas Prancis, nampaknya identik dengan kemewahan dan harga yang mahal. Kesan yang formal dan kaku juga tak bisa dipisahkan dari banyak restoran negara tersebut.

Rasanya, tak semua orang bisa datang dan mencicipi kelezatannya.

Tapi siapa sangka jika di Jakarta, kita bisa mematahkan anggapan tersebut. Karena di Branche Bistro, Anda bisa menikmati makanan Prancis dengan gaya kasual dan ramah di kantung.

Dari namanya saja restoran yang terletak di bilangan Senopati, Jakarta Selatan ini, diambil dari bahasa 'gaul' Prancis yang berarti up to date, trendy dan hip.

Ajie Nugroho, salah satu pemilik dan Marketing Director Branche Bistro mengatakan bahwa nama ini dipilih agar terkesan lebih santai dan cocok untuk anak-anak muda.

"Kita berpikir sebenarnya makanan Prancis itu tidak selalu mahal. Makanan ini bisa dinikmati sama siapa saja. Akhirnya kita bikinlah Franch Casual Bistro. Kalau mau makan santai saja tidak usah rapi-rapi," ujar dia saat suara.com temui.

Mushroom marinade with spaghetti, salah satu menu untuk makan siang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Memasuki restoran yang berdiri sejak 27 Juli 2014 ini, Anda akan disambut dengan nuansa industrial yang cukup kental. Elemen besi yang dihadir hampir di seluruh sudut ruangan ini memberikan kesan yang klasik.

Terlihat pula batu bata yang diekspos di beberapa bagian dinding. Untuk lebih memperkuat kesan industrial, lantai di Branche Bistro juga dibiarkan tak berkeramik alias polos beralaskan semen.

Tak ingin menimbulkan kesan yang kaku dengan tema industrial, Ajie yang juga sebagai desainer interior restoran ini, menyelipkan lukisan-lukisan bertema pop art yang membuat kesan lebih santai. Sedangkan untuk warna ruangan sendiri, restoran yang dikelilingi oleh kaca ini memilih warna hitam dan putih.

"Dominasi warna hitam dan putih ada hubungannya dengan kebiasaan masyarakat Prancis yang senang dengan warna tersebut, di sana kita jarang lihat mereka menggunakan warna terang dan cerah. Selain itu, hitam dan putih adalah warna yang klasik dan long lasting," jelas dia lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI