Ini yang Perlu Diingat Fresh Graduates agar Cepat Dapat Kerja

Sabtu, 21 Mei 2016 | 11:37 WIB
Ini yang Perlu Diingat Fresh Graduates agar Cepat Dapat Kerja
Ilustrasi mencari pekerjaan. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak lulusan sarjana baru mengeluhkan sulitnya mendapatkan pekerjaan. Bahkan, tak sedikit yang mengaku belasan kali memasukkan lamaran ke berbagai perusahaan tapi panggilan kerja tak kunjung datang. Sebenarnya apa yang salah?

Faridah Lim selaku Country Manager Jobstreet.com Indonesia, ada beberapa hal yang kerap diabaikan para fresh graduates saat melamar pekerjaan. Hal ini tentu saja mempengaruhi keputusan pihak perusahaan untuk mempertimbangkan menerima pelamar tersebut.

"Jadi tipe fresh graduates ini ada dua. Pertama yang IPKnya bagus dan berprestasi sehingga sebelum lulus sudah dilirik perusahaan. Kedua, lulusan yang nilainya biasa-biasa saja, tapi sayangnya mereka belum paham betul bagaimana melamar pekerjaan yang benar," ujar Faridah usai temu media 'Jobstreet.com 10th Anniversary' di Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Lalu bagaimana cara melamar pekerjaan yang tepat? Berikut tips yang disampaikan Faridah untuk para fresh fraduates agar mudah mendapatkan pekerjaann:

1. Jangan membayangkan susahnya mencari kerja

Kebanyakan para sarjana baru, kata Faridah, sudah membayangkan sulitnya mencari kerja sebelum benar-benar melamar pekerjaan. Mindset ini membuat mereka terkungkung dengan ketakutan dan tak mau mencoba mencari pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan minat dan bidang yang dikuasainya.

"Lebih baik fokus untuk mencari perusahaan yang benar-benar mencari fresh graduates. Banyak kok perusahaan yang memberikan lowongan untuk sarjana baru kemudian diberikan pelatihan dan ditempa menjadi manager di perusahaan tersebut," ujarnya.

2. Jangan asal melamar

Kemudahan melamar pekerjaan secara online atau melalui aplikasi ponsel membuat para sarjana baru ini melamar ke banyak perusahaan namun tak sesuai dengan kriteria yang dimilikinya. Akibatnya panggilan kerja pun tak kunjung datang.

"Baca dengan benar kriteria yang dibutuhkan perusahaan. Agar kesempatan untuk diterima lebih besar," ujar Faridah.

 3. Perbarui CV

Curriculum Vitae (CV) merupakan salah satu syarat yang harus dilampirkan saat melamar pekerjaan. Melalui CV, perusahaan dapat mengetahui gambaran mengenai pelamarnya, apakah sesuai dengan kebutuhan mereka. Sayangnya, kata Farida, tak sedikit sarjana baru yang asal saat membuat CV.

"Walau belum punya pengalaman bukan berarti kita nggak bisa bikin CV yang bagus. Kita bisa menunjukkan pengalamn organisasi di kemahasiswaan misalnya atau keahlian yang kita miliki. Jadikan CV sebagai nilai jual kita sehingga penting untuk melengkapinya.

4. Datang saat panggilan wawancara

Jika perusahaan menemukan beberapa pelamar yang sesuai kriteria, maka panggilan wawancara akan dialamatkan kepada para pelamar. Nah pada saat interview ini, penting bagi para sarjana baru untuk memenuhi panggilan. Meski terlihat sederhana, banyak para fresh graduates yang mengabaikan panggilan interview ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI