Mereka Mengajak Liburan di Museum dengan Cara Beda

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 09 Juli 2016 | 15:21 WIB
Mereka Mengajak Liburan di Museum dengan Cara Beda
Program 'Akhir Pekan @Museum Nasional' tak pernah sepi pengunjung karena ada banyak acara menarik seperti eksplorasi koleksi museum, mendongeng, belajar membatik dan tari tradisional. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Bagi Anda warga Ibu Kota Jakarta yang bosan dengan suasana Mal saat libur akhir pekan, Museum Nasional bisa jadi pilihan. Ya, museum yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat ini memiliki program 'Akhir Pekan @Museum Nasional' sejak 2013 lalu yang bekerja sama dengan Organisasi Dapoer Dongeng dan Teater Koma.

Hanya bermodalkan tiket masuk sebesar Rp5.000, Anda bisa mengajak teman maupun keluarga untuk mengeksplorasi artefak koleksi museum dengan cara yang menyenangkan dan tak biasa. Mengapa tak biasa?

Pendiri Dapoer Dongeng sekaligus produser program 'Akhir Pekan @ Museum Nasional', Yudhi Soerjoatmodjo mengatakan bahwa pengunjung tak hanya bisa melihat koleksi museum, tapi juga mendapatkan cerita di balik koleksi tersebut melalui pentas dongeng yang dibawakan Teater Koma.

Program 'Akhir Pekan @Museum Nasional' tak pernah sepi pengunjung karena ada banyak acara menarik seperti eksplorasi koleksi museum, mendongeng, belajar membatik dan tari tradisional. (Suara.com/Firsta Nodia)

"Kami mengajak keluarga Indonesia khususnya yang tinggal di Jabodetabek untuk tidak hanya sekedar berkunjung ke museum, namun juga berinteraksi dan mengeksplorasi koleksi museum lebih jauh," ujar Yudhi ketika ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

Meski dibawakan Teater Koma, Yudhi mengatakan bahwa isi cerita yang dipentaskan telah disesuaikan untuk target penonton anak-anak usia empat tahun ke atas. Selain itu interaksi antara pemeran teater dengan penonton juga dilibatkan agar pesan cerita benar-benar dapat dipahami.

"Tidak hanya pentas dongeng, kami juga mengajak anak-anak dan orangtua untuk menjelajah koleksi museum terkait dengan tema cerita yang dipentaskan sebelumnya. Sehingga mereka tidak hanya mendengar ceritanya saja, tapi juga melihat bukti peninggalan yang terkait," tambah Yudhi.

Program 'Akhir Pekan @Museum Nasional' tak pernah sepi pengunjung karena ada banyak acara menarik seperti eksplorasi koleksi museum, mendongeng, belajar membatik dan tari tradisional. (Suara.com/Firsta Nodia)

Tak Sekadar Mendongeng
Yudhi tak rela jika organisasinya disamakan dengan komunitas pecinta museum lainnya. Ia mengatakan bahwa dongeng yang disusunnya bersama tim Dapoer Dongeng lain daripada yang lain.

Butuh riset hingga tiga bulan demi menelurkan sebuah tema yang dipentaskan selama satu jam. Cerita yang diangkat pun tak sembarangan, yang mungkin jarang diungkap buku-buku sejarah pada umumnya.

"Kami riset, mengembangkan, dan mengimplementasikannya dalam bentuk story telling. Misalnya untuk mengangkat tema bandar dagang di Banten kami riset bukan di Banten, justru di London, mencari kaitan dan gambar yang relevan yang cenderung sulit untuk dicari," papar Yudhi.

Program 'Akhir Pekan @Museum Nasional' tak pernah sepi pengunjung karena ada banyak acara menarik seperti eksplorasi koleksi museum, mendongeng, belajar membatik dan tari tradisional. (Suara.com/Firsta Nodia)

Untuk menceritakan sebuah kisah sejarah, diakuinya memiliki tantangan tersendiri untuk membuat pengunjung memahami pesan yang diangkat. Untuk itu Yudhi mencari sisi lain yang menarik dari sebuah kisah sejarah yang kemudian akan dipentaskan dalam bentuk dongeng.

"Misalnya untuk kisah Pangeran Diponegoro, kami tidak menjadikan Pangeran Diponegoro sebagai subjek utama, justru yang kami ambil dari sudut pandang kuda tunggangan Pangeran Diponegoro," imbuhnya.

Pengemasan edukasi sejarah yang unik inilah yang membuat acara 'Akhir Pekan @Museum Nasional' tak pernah sepi pengunjung. Selama tiga sesi pementasan dalam satu hari 300-500 pengunjung memadati pentas dongeng ini.

Sumbang peningkatan 20 persen kunjungan
Sejak diadakannya program 'Akhir Pekan @ Museum Nasional' ini, Kepala Seksi Kemitraan Museum Nasional, Safei menuturkan bahwa terlihat peningkatan jumlah pengunjung museum yang juga dikenal sebagai Museum Gajah ini, sebesar 20 persen per tahun.

Ia pun menyambut baik inisatif komunitas yang ingin menyelenggarakan acara di Museum Nasional, karena dapat menyumbang jumlah pengunjung museum.

"Kami sangat senang jika ada komunitas atau organisasi pecinta seni dan budaya yang mengadakan acara di Museum Nasional. Karena mereka bisa mengajak massa untuk berkunjung ke museum dan diharapkan akan kembali pada kunjungan selanjutnya," ujar Safei ketika diwawancarai Suara.com beberapa waktu lalu.

Program 'Akhir Pekan @Museum Nasional' tak pernah sepi pengunjung. (Suara.com/Firsta Nodia)

Ia menambahkan, terhitung 2000an pengunjung memadati Museum Nasional setiap akhir pekan. Selain pentas dongeng yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dapoer Dongeng dan Teater Koma, Museum Nasional, kata Safei, juga memiliki program belajar membatik dan tari tradisional secara cuma-cuma.

"Setiap hari Sabtu pengunjung bisa belajar membatik dan menari dengan ahlinya mulai pukul 10.00, ke depannya kita juga akan mengadakan permainan musik tradisonal seperti angklung, gamelan, sasando dan lainnya di Museum Nasional," imbuhnya.

Jika Anda tertarik untuk mempelajari sejarah dengan cara tak biasa, kunjungi Museum Nasional pada 24 Juli mendatang dengan tema pementasan 'Kemana Angin Bertiup, Kesana Meriam Ditunjuk' yang menceritakan mengenai bandar dagang di Aceh. Agar kebagian tempat saat menonton pertunjukan dongeng, tak ada salahnya Anda mendaftar terlebih dahulu di media sosial twitter, facebook, maupun instagram @museum_weekend.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:06 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 12:25 WIB

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:14 WIB

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:48 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×