Yuk, Selamatkan Harimau Sumatera Bersama #DoubleTigers

Esti Utami

Sabtu, 30 Juli 2016 | 07:00 WIB
Yuk, Selamatkan Harimau Sumatera Bersama #DoubleTigers
Ilustrasi harimau Sumatera. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Mengawali kampanye WWF-Indonesia #DoubleTigers, yang menggugah  kepedulian publik akan populasi dan konservasi Harimau, WWF-Indonesia menggelar pameran instalasi replika harimau, mulai 29 Juli hingga 7 Agustus 2016 di Senayan City, Jakarta Pusat.

Selama 10 hari ke depan, WWF-Indonesia dibantu seniman yang tergabung dalam Bali Artgasm akan memperkenalkan 371 replika harimau Sumatera dari bahan kertas bekas yang dilumatkan (papier mâché)  yang diproduksi  terbatas.

Replika ekslusif ini dapat diadopsi oleh publik untuk menunjang program konservasi harimau Sumatera WWF-Indonesia melalui laman wwf.id/donate atau di Main Atrium Senayan City sampai 7 Agustus 2016.

"WWF-Indonesia memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan kecintaannya pada Harimau Sumatera dan dukungannya bagi kerja-kerja kami dengan memiliki replika papier mâché Harimau Sumatera,” ujar Devy Suradji, Direktur Marketing WWF Indonesia, di sela peluncuran kampanue #DoubleTigers di Jakarta kemarin.

Harimau  Sumatera (Phantera tigris sumatrae) adalah salah satu jenis harimau yang masih tersisa di dunia dengan jumlah populasi globalnya diperkirakan tak lebih dari 3871 ekor. Di pulau Sumatera sendiri, populasi Harimau Sumatera diperkirakan tersisa 371 ekor yang tersebar dari Aceh sampai Lampung

Ancaman semakin berkurangnya populasi harimau Sumatera menuju kepunahan masih berlanjut, utamanya dengan terus berkurangnya dan terfragmentasinya habitat mereka.

Selain itu, harimau Sumatera tergolong satwa yang permintaannya tinggi dalam perburuan dan perdagangan satwa ilegal. WWF-Indonesia mencatat dalam kurun waktu tahun 2010 sampai 2014 terjadi 19 kematian baik karena kematian alamiah, konflik dengan manusia maupun perburuan.

Upaya untuk meningkatkan populasi harimau ini menjadi fokus dalam peringatan Hari Harimau Sedunia yang jatuh setiap tanggal 29 Juli setiap tahunnya. Bila tidak segera dilakukan usaha yang lebih serius dalam menyelamatkan harimau, diperkirakan species ini bakla punah dalam lima tahun ke depan.

Untuk meningkatkan kepedulian, dukungan dan partisipasi publik untuk kegiatan-kegiatan konservasi harimau Sumatera, pada Hari Harimau Sedunia tahun 2016, WWF-Indonesia memulai rangkaian kegiatan kampanye publik yang bertajuk #DoubleTigers.

Tanpa disadari, kita sebenarnya sangat dekat dan kerap mengidolakan spesies kharismatik ini. Di banyak kesempatan, harimau dijadikan simbol-simbol yang menggambarkan kekuatan, pemberani, dan tegas.

Sebagai predator tertinggi dalam ekosistem hutan, harimau memiliki peran penting untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan hutan tropis sehingga keberlangsungannya bisa terjamin. Konservasi harimau menjadi penting karena juga akan berdampak terhadap penyelamatan jenis-jenis satwa lainnya di hutan yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jadinya Jika Orangutan Punah

Ini Jadinya Jika Orangutan Punah

Lifestyle | Kamis, 14 Juli 2016 | 15:15 WIB

Jakarta Kembali Dianugerahi National Earth Hour Capital 2016

Jakarta Kembali Dianugerahi National Earth Hour Capital 2016

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 09:16 WIB

Harimau Resahkan Warga

Harimau Resahkan Warga

Foto | Sabtu, 11 Juni 2016 | 15:36 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×