Array

Orang Pintar Cenderung Malas?

Senin, 15 Agustus 2016 | 16:22 WIB
Orang Pintar Cenderung Malas?
Ilustrasi. (shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru-baru ini membuktikan sebuah teori yang mengatakan bahwa orang pintar lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermalas-malasan dibandingkan dengan mereka yang aktif.

Temuan dari studi yang berbasis di Amerika Serikat ini tampaknya mendukung gagasan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi lebih mudah merasa bosan, sehingga mereka menghabiskan lebih banyak waktu melakukan hal-hal yang melibatkan pikiran.

Sebaliknya, orang yang aktif mungkin lebih membutuhkan fisik untuk merangsang pikiran mereka dengan kegiatan eksternal, baik untuk 'melarikan diri' dari pikiran mereka atau saat mereka bosan.

Kesimpulan ini diambil setelah peneliti dari Gulf Coast University Florida memberi tes klasik untuk sekelompok mahasiswa.

Mereka diminta untuk mengisi kuosioner 'kebutuhan kognisi' untuk menilai seberapa setuju mereka oleh beberapa pernyataan seperti "Saya sangat menikmati tugas baru karena saya senang mencari solusi untuk suatu masalah" atau "Saya berpikir keras hanya karena saya harus melakukannya".

Para peneliti, yang dipimpin oleh Todd McElroy , kemudian memilih dua kelompok, antara 30 'pemikir' dan 30 'non pemikir' dari daftar calon.

Selama tujuh hari berikutnya, kedua kelompok mengenakan perangkat di pergelangan tangan mereka untuk melihat seberapa sering mereka bergerak dan tingkat aktivitas mereka. Aliran data ini bisa melihat bagaimana mereka aktif secara fisik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok 'pemikir' tidak lebih aktif daripada kelompok 'non pemikir' selama seminggu.

Temuan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Health Psychology ini menggambarkan data ini dalam statistik yang tertulis "sangat signifikan" dan "kuat".

Di akhir pekan pun, peneliti tidak melihat adanya perbedaan antara kedua kelompok, sesuatu yang belum bisa dijelaskan. Peneliti menyarankan temuan ini dapat menjelaskan bahwa mereka yang bukan pemikir lebih mudah merasa bosan, sehingga perlu mengisi waktu mereka dengan aktivitas fisik.

Dan penelitian ini juga melihat kekurangan para pemikir yang lebih malas gerak. McElroy memperingatkan bahwa ini bisa berdampak negatif. Dia menyarankan bahwa orang yang kurang aktif, tidak peduli seberapa pintar mereka, mereka tetap harus memiliki tujuan untuk sehat dengan cara meningkatkan aktivitas fisik mereka. (independent.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI