- Foto lama Epstein dan Bill Clinton diduga di Bali viral di media sosial.
- Pakaian Epstein memicu perdebatan, batik atau silk shirt Versace?
- Momen ini menambah kontroversi seputar miliarder kontroversial tersebut.
Suara.com - Sosok kontroversial Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan publik usai hampir tujuh tahun pasca kematiannya.
Keviralan ini muncul setelah dokumen pengadilan dan arsip investigasi bertajuk Epstein Files atau dokumen Epstein ramai diperbincangkan di media sosial.
Di tengah perbincangan soal kasus hukum dan skandal yang pernah menjerat miliarder asal Amerika Serikat ini, sejumlah foto lama Epstein mendadak viral.
Salah satu foto yang viral diunggah akun Instagram @unexplnd menunjukkan Epstein bersama mantan Presiden AS, Bill Clinton, diduga berada di Indonesia.
Lebih lanjut, terlihat foto Epstein diduga sedang berada di Amankila, Bali, menyaksikan pertunjukan tari yang melibatkan anak-anak.
Dalam kolom komentar unggahan tersebut, netizen menyoroti pakaian yang dikenakan Epstein, yang tampak menyerupai batik sutra.
Beberapa netizen berdebat mengenai baju Epstein, menilai bahwa pakaian tersebut lebih mirip silk shirt keluaran salah satu merek fesyen dunia, Versace.

"Silk shirt Versace itu," komentar salah satu netizen.
"Pattern-nya khas banget Versace," timpal netizen lain.
Baca Juga: Kekayaan Jokowi dan Sri Mulyani yang Namanya Muncul di Epstein Files
"Mirip batik bapak gua," ujar netizen lain.
Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Lens, pakaian yang dikenakan Epstein kemungkinan besar bukan batik sutra, melainkan produk branded. Namun, hingga kini belum ditemukan identifikasi pasti merek dan modelnya.
Profil dan Kronologi Kematian Jeffrey Epstein
Jeffrey Edward Epstein lahir pada 20 Januari 1953 di Brooklyn, New York City, Amerika Serikat, dari keluarga Yahudi kelas menengah.
Ayahnya, Seymour George Epstein, bekerja sebagai tukang kebun di New York City Parks Department, sementara ibunya, Pauline Stolofsky adalah ibu rumah tangga.
Epstein dibesarkan di Sea Gate, komunitas tertutup di ujung barat Coney Island, yang memiliki sejarah kuat sebagai enklave Yahudi.