Baguskah Pisang untuk Menu Sarapan?

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Selasa, 16 Agustus 2016 | 07:31 WIB
Baguskah Pisang untuk Menu Sarapan?
Ilustrasi pisang. (shutterstock)

Suara.com - Pisang kerap dipilih sebagai menu sarapan bagi banyak orang. Selain sebagai makanan yang tidak terlalu berat, mengonsumsi pisang di pagi hari dianggap lebih menghemat waktu, daripada harus menyiapkan menu sarapan lainnya.

Tapi, tahukah Anda jika ternyata kebiasaan ini adalah salah? Karena menurut para ahli, buah satu ini bukanlah pilihan sarapan yang tepat. Bahkan, sarapan dengan pisang bisa benar-benar merusak diet sehat Anda.

Ahli gizi dr. Daryl Gioffre menjelaskan bahwa meskipun pisang memiliki sejumlah kandungan yang baik untuk kesehatan, seperti kalium dengan jumlah tinggi, serat dan magnesium, tetap saja pisang bukanlah pilihan sarapan yang benar.

Mengapa? Karena buah berwarna kuning ini mengandung gula alami yang tinggi hingga sekitar 25 persen, yang dipasangkan dengan tingkat sedang keasaman. Jika Anda memakan pisang di pagi hari, tubuh akan mengalami dorongan peningkatan kadar gula yang cepat dan mengakibatkan Anda merasa lebih lelah dam lapar di pertengahan pagi.

"Pisang akan memberikan dorongan gula yang cepat yang membuat Anda segera merasa lelah dan lapar," papar Gioffre.

Selain itu, kata dia, pisang juga tidak bagus untuk menjaga sistem pencernaan yang sehat. Menurutnya, ketika gula dikonsumsi dalam bentuk apapun, itu akan mengalami proses fermentasi, seperti bir dan anggur dan berubah menjadi asam dan alkohol di dalam tubuh Anda.

"Ini akan 'mengunci' sistem pencernaan Anda," ungkapnya.

Tapi ia menawarkan solusi, yakni memasangkannya dengan makanan yang lain.

"Tanpa menyeimbangkan pisang dengan lemak sehat saat sarapan, banyak manfaat pisang yang akan hilang, sementara Anda hanya mendapatkan lonjakan gula darah dan asam," tambah Gioffre.

Dia menyarankan untuk mengonsumsi pisang dengan makanan yang bisa menetralisir asam dan memperlambat metabolisme gula untuk mencegah lonjakan dan efek negatif. Cobalah lemak sehat seperti selai kacang, rempah-rempah, atau sayuran.

Jadi, jika Anda tetap ingin makan pisang di pagi hari, cobalah menambahkannya ke makanan lain agar Anda merasa kenyang saat makan siamg tiba. Seperti menaruh irisan pisang bubur oats, jadikan campuran untuk sepotong roti panggang dengan selai kacang atau menambahkan beberapa yogurt bebas gula. (independent.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Pilihan Makanan Terbaik untuk Sarapan

Ini Dia Pilihan Makanan Terbaik untuk Sarapan

Lifestyle | Minggu, 14 Agustus 2016 | 07:26 WIB

Manfaat Mengonsumsi Daun Kaktus

Manfaat Mengonsumsi Daun Kaktus

Lifestyle | Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:45 WIB

Dapatkan Makanan Sehat di Restoran Cepat Saji Ini

Dapatkan Makanan Sehat di Restoran Cepat Saji Ini

Lifestyle | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:45 WIB

Ini Mengapa Anda Harus Makan Telur

Ini Mengapa Anda Harus Makan Telur

Lifestyle | Kamis, 28 Juli 2016 | 14:20 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×