6 Oktober, Sulut Gelar Festival Selat Lembeh

Madinah

Kamis, 15 September 2016 | 16:02 WIB
6 Oktober, Sulut Gelar Festival Selat Lembeh
Ilustrasi turis. [Shutterstock]

Suara.com - Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jakarta, terlihat penuh sesak, Selasa (13/9/2016) malam. Gedung berkapasitas 1.000 tempat duduk itu dipenuhi masyarakat Bitung dan Manado, Sulawesi Utara (Sulut), yang ada di Jakarta, dalam peluncuran Festival Pesona Selat Lembeh 2016.

”Saya terkejut. Ini launching paling penuh, paling heboh, dan paling antusias. Terima kasih untuk kehadiran semua,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya yang langsung disambut tepuk tangan meriah seisi gedung.

Kemeriahannya mengalahkan peluncuran festival serupa yang mengangkat Bunaken-Manado, Sangihe, Nias, Belitung, Semarang, Solo, Lombok, Bintan, Sumbar, Banyuwangi, dan kota-kota lainnya. Menpar bersama Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wali Kota Bitung, Maximiliaan Jonas Lomban, meluncurkan perhelatan yang akan dilaksanakan pada 6-10 Oktober mendatang.

Maximiliaan, dalam sambutannya, mengatakan, even ini merupakan upaya untuk mempromosikan Kota Bitung sebagai international hub seaport (pelabuhan penghubung) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, yang memiliki potensi strategis sebagai kawasan industri dan perdagangan, kota pelabuhan internasional, kota perikanan, kota pariwisata dunia, dan kota konservasi alam.

"Sekaligus mendukung program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia dalam mewujudkan target tahun ini, 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) di Tanah Air. Kami memiliki semua. Selat Lembeh memiliki 95 titik selam, ekowisata mangrove, Taman Nasional Tangkoko, lokasi-lokasi pembuatan “cap tikus” yang sangat khas, 233 spesies burung, dan Tarsius. Kami semua punya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Maximiliaan, Lembeh juga memiliki pesona destinasi bersejarah, seperti Monumen Trikora, kapal karam, dan saat festival nanti akan ada parade kapal layar.

”Lembeh ibarat putri cantik yang sedang tidur. Saatnya kita bangunkan dengan festival ini,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Lembeh memiliki 5 pilar pariwisata, yaitu pesona bahari, pesona fauna, pesona industri, pesona budaya, dan pesona Sejarah.

”Kami sangat berterimakasih kepada Lion Air, yang membuka penerbangan, sehingga dalam sebulan ada lebih dari 20 ribu wisatawan datang ke wilayah kami,” ujarnya.

Sementara itu, Olly menambahkan, pesona Selat Lembeh diperkirakan bisa membawa Bitung mendunia. Sulut membangun Indonesia melalui sektor pariwisata. Ia berharap, 1 juta kunjungan ke Sulut bisa tercapai tahun ini.

”Setelah dibuka penerbangan langsung, maka Bitung akan menjadi penghubung pertama di timur, seperti Luwuk, Morotai, Raja Ampat, dan Wakatobi, karena jarak tempuh dari Cina, Hong Kong, Jepang, dan Korea sangat dekat. Hal ini juga berlaku di Pelabuhan Bitung,” ujar Olly.


Dalam sambutannya, Menpar mengatakan, satu-satunya provinsi yang dipuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan ke Cina adalah Sulut. Presiden menyebut, jumlah kunjungan turis Cina ke Manado naik 1.000 persen.

”Banyak wisatawan yang masuk. Pada 2015, angkanya tidak sampai 20 ribu wisman. Pada 2016, ditargetkan 30 ribu sebulan, sehingga setahun akan mencapai 100 ribu kunjungan. Bila satu orang menghabiskan US$ 1.200, berarti jika 100 orang akan bernilai US$ 120 ribu. Jumlah ini pasti mendongkrak perekonomian kita,” kata menpar.

Ia menambahkan, target berikutnya adalah 30 ribu-100 ribu wisman, dan dari 100 ribu orang menjadi 1 juta wisman pada 2019.

”Sulut harus tembus 1 juta (kunjungan). Syaratnya, atraksi harus kelas dunia. Nasional branding untuk bahari Bunaken dan Lembeh juga harus muncul,” ujar Arief, yang langsung disambut tepuk tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesona Wisata Lombok di Festival Senggigi

Pesona Wisata Lombok di Festival Senggigi

Lifestyle | Rabu, 14 September 2016 | 16:04 WIB

Kalsel Goda Turis Lewat Festival Pasar Apung

Kalsel Goda Turis Lewat Festival Pasar Apung

Lifestyle | Rabu, 14 September 2016 | 15:04 WIB

Pengusaha Timur Tengah Kumpul di Festival Karawo

Pengusaha Timur Tengah Kumpul di Festival Karawo

Lifestyle | Rabu, 14 September 2016 | 14:07 WIB

Pulau Padar, Surga Kecil di Labuan Bajo

Pulau Padar, Surga Kecil di Labuan Bajo

Lifestyle | Selasa, 13 September 2016 | 16:01 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×