Rhenald Kasali: Pariwisata Indonesia Mirip Angsa Emas

Madinah | Suara.com

Kamis, 15 September 2016 | 17:03 WIB
Rhenald Kasali: Pariwisata Indonesia Mirip Angsa Emas
Rhenald Kasali. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Guru Besar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia (UI) dan pendiri Rumah Perubahan Rhenald Kasali, Dr Rhenald Kasali, menyebut, pariwisata adalah lokomotif yang akan menarik gerbong-gerbong sektor ekonomi lainnya. Adapun sektor ekonomi yang dimaksud adalah industri kuliner, hiburan, properti, dan bahan bangunan. Sektor ini juga termasuk tenaga listrik, barang elektronika, bisnis-bisnis berskala unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertanian, perikanan, peternakan, dan lainnya.

Menurut Rhenald, dalam dunia bisnis ada ungkapan, “Jangan bunuh angsa yang bertelur emas.” Siapa pun yang pernah belajar ilmu ekonomi dan bisnis, tentu mengenal betul ungkapan tersebut. Kisah angsa bertelur emas ini bercerita tentang keserakahan. Cerita tentang seorang petani tamak, yang tak sabar menunggu angsanya bertelur emas setiap hari.

Ia kemudian memotong sang angsa, agar bisa mendapatkan seluruh telurnya sekaligus. Malangnya, setelah angsa dipotong dan dibelah isi perutnya, tak ada sebutir telur pun di dalamnya. Ia pun menyesal setengah mati.

Tapi, apa gunanya? Sang angsa toh, tak bisa hidup kembali.

"Saya anggap, industri pariwisata kita bak angsa tadi. Kini karena masalah fiskal, Menteri Keuangan (Sri Mulyani) sudah memerintahkan semua kementerian/lembaga untuk memotong anggaran belanjanya. Nilai pemotongannya mencapai Rp 65 triliun. Lalu, anggaran lain yang dipotong adalah dana transfer ke daerah sebesar Rp 68,8 triliun. Jadi total anggaran yang dipotong sebesar Rp 133,8 triliun," sebutnya, seperti yang sudah ditulis Rhenald di banyak media online.

Itu hanya angka sementara. Jika target perolehan dana tax amnesty tak mencapai target, besaran anggaran bakal dipotong lagi.

"Betul, saya setuju. Kita tak selayaknya hidup dengan kondisi lebih besar pasak daripada tiang. Tapi tentu kurang bijak kalau semuanya main pukul rata, sehingga perlu dipilah. Menurut saya, pariwisata adalah angsa petelur emas. Jangan sampai kita salah sembelih. Kalau anggarannya bersifat konsumtif dan tidak memberikan imbal hasil, silakan dipotong. Sebaliknya, kalau sifatnya investasi, yang kelak menghasilkan, jangan dipotong. Sayang bukan, kalau kita tak bisa menikmati telur emasnya?" kata Rhenald.

Angsa emas, dibahasakan oleh Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, sebagai portofolio bisnis, yang siapa tahu sebagaimana yang dimaksud Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai inti ekonomi negara (core business). Tetapi akan menjadi core business atau bukan, pada kenyataannya, pariwisata Indonesia sedang bertumbuh dan bergairah.

"Dalam bisnis, kita harus menempatkan seluruh sumber daya ke dalam portofolio bisnis yang kita yakini akan memberi keuntungan paling bagus. Ukurannya 3S, size (luas), sustainability (keberlangsungan) dan spread (sebaran). Ukurannya besar, menghasilkan benefit atau laba yang besar, pertumbuhannya berkelanjutan. Semua itu ada di pariwisata," jelas Arief, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jika dilihat dari perolehan devisa saat ini, minyak dan gas bumi, batubara (coal) dan kelapa sawit (crude palm oil) masih di peringkat atas. Size-nya masih terbesar. Bagaimana dengan spread dan sustainable?

"Bisnis jangan hanya melihat size saja, tanpa melihat sustainability. Saya khawatir, kita memilih jalan yang keliru. Ingat, proyeksi lebih penting daripada hasil. Melihat hasil saat ini tanpa memandang ke depan, bisa berbahaya," kata Arief, yang ahli strategic management itu.

Setelah kunjungan kerja (kunker) dalam rangkaian menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 dan ASEAN ke Cina dan Laos, beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menganggap bahwa Indonesia harus memiliki inti ekonomi yang diunggulkan dan menjadi sektor utama pendulang devisa.

Setelah bertatap muka dengan masyarakat Indonesia di Shanghai, Jokowi menyebut industri pariwisata sangat penting. Presiden minta warga di sana untuk membantu mempromosikan Wonderful Indonesia kapada calon wisatawan asal Cina.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun dengan lugas membuat kesimpulan dan rencana seperti seorang Chief Executive Officer (CEO), terkait inti ekonomi negara ke depan. Saksikan pernyataan presiden melalui https://drive.google.com/file/d/0ByJGD3_-p-NwY2dLM3VOWTN4clE/view?usp=drivesdk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Go Digital", Jurus Menpar Kalahkan Malaysia dan Thailand

"Go Digital", Jurus Menpar Kalahkan Malaysia dan Thailand

Lifestyle | Kamis, 15 September 2016 | 14:06 WIB

Meriahnya Final Bali Open Piano

Meriahnya Final Bali Open Piano

Lifestyle | Rabu, 14 September 2016 | 12:57 WIB

Surga Rahasia di Lampung

Surga Rahasia di Lampung

Lifestyle | Selasa, 13 September 2016 | 18:03 WIB

Menpar: Pariwisata Jadi Industri Masa Depan

Menpar: Pariwisata Jadi Industri Masa Depan

Lifestyle | Selasa, 13 September 2016 | 17:02 WIB

Terkini

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?

Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 21:05 WIB

Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi

Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 20:42 WIB

Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu

Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 20:17 WIB

Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa

Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 19:35 WIB

7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian

7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 19:18 WIB

5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian

5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 19:10 WIB

3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?

3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 18:49 WIB

Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet

Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 18:35 WIB

Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial

Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 17:56 WIB

Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat

Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat

Lifestyle | Rabu, 01 April 2026 | 17:55 WIB