Noorca Massardi Luncurkan Novel "Setelah 17 Tahun"

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Rabu, 21 September 2016 | 11:23 WIB
Noorca Massardi Luncurkan Novel "Setelah 17 Tahun"
Noorca M. Massardi dan novel terbarunya 'Setelah 17 Tahun'.

Suara.com - Perempuan kerap dianggap sebagai sosok lemah dan tak berdaya. Label inilah yang membuat kaum Hawa  sering mendapatkan perlakuan buruk baik dalam keluarga maupun lingkungan.

Adanya kekerasan fisik dan verbal yang dialami, tentunya sangat berdampak bagi kehidupan mereka. Bahkan, menurut survei yang dilakukan di Universitas Iowa, Amerika Serikat, di 17 negara, kekerasan fisik maupun emosional yang dilakukan pasangan atau mantan pasangan terhadap perempuan hamil, dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, atau lahir dengan berat badan tidak ideal.

Masih banyaknya kasus kekerasan fisik dan verbal terhadap perempuan membuat seorang penulis novel bernama Noorca M. Massardi tergerak untuk membuat novel berjudul Setelah 17 Tahun.

Novel ketujuh yang ia tulis di Jakarta dan Bali selama 15 bulan ini bercerita tentang pengalaman hidup Putri amaulida yang memiliki trauma akibat kekerasan verbal sejak kecil di keluarganya. Demi meraih kebebasan, Putri akhirnya mau menerima lamaran Alfian, seniornya yang tengah melanjutkan studi di Prancis.

Namun tak seperti bayangannya, ia justru menderita karena kekerasan verbal yang dilakukan suaminya. Setelah 17 tahun bertahan dan memiliki tiga orang anak, ia tak mampu lagi menghadapi kondisi tersebut dan akhirnya menggugat cerai.

Ingin melanjutkan hidup yang lebih baik, Putri  melanjutkan kuliah hingga menjadi seorang notaris sukses, dan bertemu kembali dengan Andri, teman kampus yang diam-diam menyukainya 17 tahun lalu.

"Novel ini diilhami dari kisah nyata yang menceritakan drama psikologis rumah tangga. Para tokohnya mengalami trauma dan terbelenggu kepahitan masa silam. Demi anak-anak dan keluarga, akhirnya mereka harus mengambil langkah dan keputusan yang berani," kata Noorca dalam peluncuran novelnya di Bistro & Lounge Midtown, SCBD, Jakarta, pada Sabtu (17/9/2016).

Melalui novel ini, ia ingin berbagi cerita kepedihan dan derita seorang perempuan yang mengalami kekerasan verbal berkelanjutan, yakni di tengah keluarganya dan dalam rumahtangganya, hingga melahirkan tiga anak prematur.

“Sesuatu yang sangat langka yang dialami oleh seorang perempuan, akibat depresi yang melebihi batas,” ungkap penulis novel Mereka Berdua ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain "Final Fantasy", Film Ini Juga Diadaptasi dari Game

Selain "Final Fantasy", Film Ini Juga Diadaptasi dari Game

Entertainment | Minggu, 21 Agustus 2016 | 19:47 WIB

Terkini

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:35 WIB

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×