Sayembara Desain Homestay 2016 Raih Rekor MURI

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 14:00 WIB
Sayembara Desain Homestay 2016 Raih Rekor MURI
Ilustrasi homestay di sebuah pantai di Lombok. (Shutterstock)

Suara.com - Meskipun pengumuman Sayembara Desain Homestay Nusantara 2016 akan diumumkan 25 Oktober 2016, namun gaungnya sudah cukup heboh. Kerja bareng Propan dengan Kementerian Pariwisata, dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) itu sudah tercium oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Mereka sudah mempersiapkan sertifikat bagi penyelenggaraan lomba desain dengan peserta terbanyak itu.

”Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari MURI untuk penghargaan tersebut. Tentu ini kebanggaan bagi kami. Pemecahan rekor itu secara resmi akan disampaikan saat pengumuman pemenang. Nama rekornya juga akan diberikan saat pemberian hadiah atau hari pelaksanaan. Ini merupakan penghargaan perdana MURI yang kita dapat melalui sayembara. Kabarnya, pimpinan MURI, Jaya Suprana juga akan hadir,” ujar Direktur Propan Raya, Yuwono Imanto, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sayembara Desain Rumah Wisata (homestay) Nusantara 2016 ini mendapat respons dari kalangan arsitek Indonesia sejak diluncurkan pada “Malam Arsitektur Nusantara” Juli lalu. Tercatat ada 993 tim yang mendaftar melalui website https://arsitekturnusantara.propanraya.com/ untuk berpartisipasi dalam sayembara ini.

Hingga proses penjurian, akhir September 2016, terdapat 728 karya arsitektur bercorak Nusantara yang selaras dengan arsitektur di 10 destinasi wisata prioritas. Seluruh karya itu membanjiri Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Kemenpar.

“Sepanjang sejarah sayembara arsitektur di Indonesia, inilah yang pesertanya terbanyak. Karya yang terkumpul hingga batas akhir penyerahan 20 September 2016 menembus 728 buah. Antusiasme para desainer, arsitek, dan ahli gambar benar- benar luar biasa,” ujar Ketua Pokja Tim Percepatan 10 Top Destinasi Kemenpar, Hiramsyah Sambudhy Thaib.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah sukses trilogi sayembara desain arsitektur Nusantara sebelumnya, kali ini PT Propan Raya dipercaya oleh Kemenpar mengadakan sayembara sejenis dengan tema “Sayembara Desain Rumah Wisata (Homestay) Nusantara 2016”, yang bekerja sama dengan Bekraf Indonesia.

Sayembara ini merupakan salah satu usaha pemerintah untuk mengembalikan seni arsitektur Nusantara yang semakin jarang ditemukan di Tanah Air. Kalau Anda ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), bentuk rumah adat di Tanah Air sebenarnya bervariasi dan menarik.

"Indonesia kaya desain dan seni arsitektural, sekaligus ornamen interiornya. Itu sesuai dengan adat, tradisi dan budaya yang hidup di masing-masing daerah," ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Gagasan Lomba Datang dari Presiden Jokowi
Gagasan lomba arsitektur Nusantara ini sebenarnya datang dari Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Borobudur dan Mandeh, Sumatera Barat setahun silam.

Waktu itu, mantan Gubernur DKI itu sempat mengkritik kawasan Candi Borobudur, yang disebutnya seperti bangunan yang tidak punya sejarah. Seharusnya, jauh sebelum memasuki kawasan candi, suasana dengan ornamen khas Borobudur sudah terlihat. Dengan begitu, turis yang pertama kali hendak menuju kompleks candi sudah disuguhi pemandangan khas.

Presiden usul, ornamen bisa berupa gapura, pagar rumah di kiri dan kanan, penerangan, atau bentuk  arsitektur yang menunjukkan kawasan yang sudah dekat dengan candi. Begitu pun di Bukit Tinggi Sumbar, tidak banyak bangunan di tepi jalan yang menggunakan model atap bagonjong.

"Desain homestay yang kami lombakan itu diharapkan bisa membawa nuansa baru dalam ekosistem pariwisata," tutur Arief.

Homestay itu sendiri bisa menjadi atraksi yang memperkuat kawasan budaya di daerah yang bersangkutan. "Pondok wisata akan diterapkan di desa-desa yang merupakan kerja bareng dengan Kementerian Desa (Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi)," tuturnya.

Sedikitnya akan ada 100.000 homestay di 10 destinasi wisata prioritas Indonesia yang sudah ditetapkan oleh presiden.

“Dengan melibatkan para desainer dan arsitek, kami ingin mengembalikan arsitektural tradisional yang saat ini sudah banyak hilang. Hal ini juga sesuai dengan program desa wisata yang dicetuskan Presiden Joko Widodo dan sejalan dengan rencana pembangunan 100.000 homestay yang bakal dimulai 2017,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik Propan Raya, Hendra Adidarma mengatakan, desain arsitektur Nusantara pada pondok wisata semakin relevan untuk segera diimplementasikan. Sejak 2012, PT Propan Raya secara konsisten mengadakan sayembara desain arsitektur Nusantara, yang bekerja sama dengan pemerintah dalam mendukung pengembangan kota-kota kreatif di Indonesia.

”Terima kasih kepada Kemenpar yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk yang ke-4 kalinya,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, Indonesia sangat kaya arsitektur tradisional unik dari berbagai daerah, yang mencerminkan kearifan budaya lokal dan ramah lingkungan. Warisan budaya dan teknologi yang sudah ada tersebut, bila dikembangkan dengan inovasi dan ide kreatif dapat melahirkan suatu karya yang mengangkat Indonesia ke tingkat dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyanyi Andre Hehanusa Terpukau Raja Ampat

Penyanyi Andre Hehanusa Terpukau Raja Ampat

Lifestyle | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 16:00 WIB

Panitia Sayembara Desain "Homestay" Gelar Kuis di Sosmed

Panitia Sayembara Desain "Homestay" Gelar Kuis di Sosmed

Lifestyle | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 13:00 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Konferensi Marga Tionghoa se-ASEAN

Batam Jadi Tuan Rumah Konferensi Marga Tionghoa se-ASEAN

News | Kamis, 20 Oktober 2016 | 17:00 WIB

Terkini

Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026

Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:20 WIB

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:35 WIB

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:25 WIB

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:15 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:10 WIB

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:08 WIB

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB