Bikin Bangga, Tarian Dayak Juara di Polandia, Kalahkan 16 Negara

Yazir Farouk

Kamis, 22 Desember 2016 | 23:31 WIB
Bikin Bangga, Tarian Dayak Juara di Polandia, Kalahkan 16 Negara
Ilustrasi pakaian adat Dayak [shutterstock]

Suara.com - Tarian Dayak yang dibawakan Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT) bersama Sanggar Nona Asri Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum pada "Poland Caravan Culture Festival Internasional 2016" yang digelar di Polandia, 5-10 Desember 2016.

"Pemprov Kaltim sangat bangga atas prestasi tersebut. Ini menunjukkan bahwa putra-putri Kaltim mampu berbicara di tingkat internasional," kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ketika menerima peserta kontes "Poland Caravan Culture Festival Internasional 2016" di Samarinda, Kamis (22/12/2016).

Para penari berjumlah 15 orang tersebut, membawakan tarian Burung Enggang, yang merupakan tarian nusantara, berhasil meraih juara umum dan juara favorit untuk penampilan kostum yang digunakan. Pakaian yang digunakan adalah pakaian adat Dayak.

Awang menyatakan, hasil yang diterima tersebut menandakan bahwa Kaltim adalah bagian dari Indonesia.

"Ternyata, Kaltim juga memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang diharapkan dapat dikembangkan ke kancah internasional. Ini menunjukkan, Indonesia tidak hanya Jakarta, Sulawesi maupun Sumatera dan Papua," katanya.

Pemprov Kaltim lanjut Awang,meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota, terus menggali potensi seni dan budaya yang ada di masing-masing daerah, sehingga dapat menarik wisatawan mancanegara maupun nusantara, untuk berkunjung ke daerah itu.

"Dengan begitu daerah ini akan lebih banyak dikenal dan dikunjungi. Diharapkan dari hasil tersebut mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," tuturnya.

"Kami harapkan, para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara bisa melihat seni dan budaya daerah ini, karena Indonesia tidak hanya Bali atau Jakarta. Kaltim juga bagian dari NKRI," kata dia lagi.

Sementara, Ketua Rombongan Tim Budaya Indonesia Amanah Asri didampingi Ketua Umum LPADKT Vendy Meru mengatakan, tim Indonesia yang diwakili Kaltim berhasil mengalahkan 16 negara.

"Kita bersyukur karena baru ikut kejuaraan ini dan langsung menjadi juara. Sesuai pernyataan juri, tarian yang dibawakan anak-anak Kaltim sangat memukau sehingga patut menjadi juara umum. Tetapi, selain tarian khas Kalimantan para penari Kaltim juga membawakan tarian nusantara yang nuansanya Bhineka Tunggal Ika," kata Asri.

Pimpinan Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Kaltim Novarita menimpali, dengan dinobatkannya tarian anak-anak Kaltim menjadi juara umum dan mampu membawa nama baik bangsa Indonesia, daerah itu sangat dituntut untuk menampilkan tarian khas Kaltim oleh masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

"Diharapkan, putra-putri Kaltim mampu menyuguhkan tampilan yang lebih eksotik lagi. Masyarakat Indonesia dan wisatawan mancanegara sangat menginginkan putra-putri daerah ini menampilkan tarian Hudoq," katanya.

"Berdasarkan hasil rapat manajemen TMII, tarian Hudoq diminta tampil saat HUT ke-42 TMII pada 20 April 2017. Diharapkan, Kaltim mampu menampilkan 1.000 orang untuk menari Hudoq yang nanti akan disaksikan langsung Presiden Joko Widodo," tutur Novarita.

Tarian Hudoq yang diikuti 1.000 anak Kaltim tersebut rencananya akan mendapat catatan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×