Pengakuan Selma, Tinggalkan Kekasih, Pilih Nikahi Anak Amien Rais

Ardi Mandiri, Rinaldi Aban

Rabu, 08 Maret 2017 | 20:43 WIB
Pengakuan Selma, Tinggalkan Kekasih, Pilih Nikahi Anak Amien Rais
Pengakuan Selma nikahi Haqi. [Instagram]

Suara.com - Pernikahan Selmadena dengan Haqi Rais, putra politisi Amien Rais, menghebohkan dunia maya. Selma --yang berstatus berhubungan asmara dengan lelaki di Malang, memilih unuk menikahi Haqi.

Gerah lantaran menuai hujatan netizen, Selma akhirnya menjelaskan alasan kenapa memilih Haqi dan memutuskan kekasihnya di Malang.

Seperti apa penjelasan Selma, simak ulasannya di bawah ini, seperti dikutip dari instagram @selmadena.



Menikah Siri

Waktu berjalan, dan aku melewati hari-hariku bersama @haqyrais. Rasanya aneh, dia stranger, dan aku sama sekali nggak mencintai dia. Aneh, sekaligus jahat.

Selama sebulan, aku dan Haqy Rais jalan bareng (no pacaran), karena setiap nonton, dinner, lunch, brunch, apapun itu, selalu ada 'pihak ketiga', entah itu kakaknya,
adikku, atau temennya, pokoknya ada yang 'ngintil' terus jadi nggak pernah berdua!

Tepat sebulan setelahnya, Haqy Rais melamarku, dia nggak mau terlalu berlama-lama, dia merasa sangat klik, merasa ini sudah waktunya.

baca juga

Tanggal 27 Agustus 2016, kami melangsungkan pernikahan siri, atau juga dapat disebut perikahan secara agama. Dilangsungkan dengan sangat sederhana, bertempat di
rumahku, dan hanya dihadiri sahabat terdekat dan keluarga.

Masha Allah, aku betul-betul gak bisa menggambarkan perasaanku saat itu.

Aku ke Haqy Rais?

Betul-betul belum jatuh cinta, masih sekadar kagum. Sama kesalehannya, kepintarannya (asli, ini cowok smart banget), sama kecintaannya pada keluarganya, dan masih
banyak lagi!Hehehe

Pernikahanku waktu itu tidak dihadiri oleh Ibu mertuaku, karena waktu itu posisi Ibu di Belanda, untuk mendampingi anak-anak dari kakak kandung Mas Haqy, Mba Tasniem
Rais, yang sedang melangsungkan ibadah Haji. Tapi, Ibu menyaksikan acara pernikahanku secara live via Facetime

Suka nangis sendiri

Setelah menikah siri, aku dan Haqy Rais langsung tinggal bersama. Betul-betul nggak masuk akal!

Tinggal serumah sama stranger, dari bangun tidur sampai mau tidur habisin waktu sama stranger, dan ya ampun, betul-betul nggak paham!

Kadang kalau malam suka nangis sendiri, masih kepikiran mama-papa, adik-adik di rumah, kepikiran masih bisa main sama temen-temen atau nggak, kepikiran takut kekerasan
dalam rumah tangga, kepikiran takut dikekang ini itu, kepikiran macam-macam yang menakutkan seperti kisah-kisah rumah tangga di indosiar hehehe

Tapi benar atau tidaknya ketakutan itu bisa dibuktikan dengan cara menjalaninya.

Bismillah ya Allah mulai hari ini aku adalah istri orang.

Mendadak.

Tanpa persiapan apapun.

Hingga hari ini, aku sudah 4 bulan 'menikah', dan saat ini aku sedang persiapan 'pernikahanku' yang betulan, hehe, maksudnya menikah yang dicatatkan di KUA.

Saatnya melangkah ke depan.

Ingat, masa lalu itu ibarat spion. Kita hanya boleh lihat dengan sekelebat mata, hanya sebagai ancang-ancang agar kedepannya tidak terjadi 'kesalahan yang sama'.

Inilah lelaki sesungguhnya

Pagi tadi aku duduk di jok mobil sambil mikir-mikir, nostalgia dikit, waktu malam itu Haqy Rais ;melamar aku'. Tepatnya, menawarkan aku 'pilihan'

Malam itu Haqy Rais bilang, bahwa ia tidak ingin terlalu berlama-lama membuat aku dibuat bingung pada ketidakpastian.

"Untuk apa sih ada laki-laki datang, bikin risi, nelfon-nelfon, LINE, WA, ngasih perhatian-perhatian kecil, kalau tujuannya bukan untuk PDKT?", katanya.

"Aku betul-betul merasa ini nggak etis, Sel. Aku bukan tipe orang yang suka menyakiti hati orang (pacarmu).

Aku tahu, kamu pasti paham maksud dan tujuanku mendekati kamu dari awal.

Aku tidak akan mengajak kamu berpacaran, kok.

Tapi aku mengajak kamu untuk tegas dalam memutuskan sesuatu.

Jika memang tidak, aku akan berhenti, dan tidak ingin membuang waktuku untuk menunggu kamu, membayangkan kamu setiap fajar mulai tenggelam, dan membuang waktuku untuk
tidak segera mencari sosok istri di usiaku yang sudah tepat untuk menikah.

Namun..

Jika iya, aku ingin segera melamarmu, mengajak kedua orangtuaku, untuk berhadapan dengan orang tuamu, kemudian menikah dengan kamu."

Tegas, penuh arti, dan inilah laki-laki sesungguhnya: Melamar.

Berani tunjukkan keseriusan

Setelah bikin post #HaqySelmaJourney, banyak komen masuk yang sifatnya pro-kontra, direct message IG, LINE pribadi, pun juga dipenuhi orang yang mengkritisi, memuji,
memotivasi, juga konsultasi.

Di sini aku mau menjawab beberapa pertanyaan yang (mungkin) agak mengganjal pikiran sebagian orang

Menurutku, jadi pria sejati itu harus punya tujuan hidup. Mau kerja tahun berapa, nikah tahun berapa, dan goals apa aja dalam hidupnya.

Kita wajib tahu, apakah goals yang ia 'set'sesuai dengan goals kita atau tidak. Apakah mimpi yang hendak ia capai itu selaras dengan tujuan hidup kita atau tidak,
sehingga kita bisa hidup bersama tanpa ada satu pihak pun yang setengah hati menjalaninya.

Yang kedua, jadi pria sejati itu harus punya keseriusan dalam hubungannya. 'Serius' ini bukan hanya persoalan hati saja, tapi hati dan logika, ia harus bisa membuat
wanita-nya yakin, bahwa ia serius dan punya tujuan yang jelas. Di samping itu, tunjukkan bahwa yang ia lalui saat ini itu dilakukan dengan bersungguh-sungguh, demi
masa depan.

Kalau ia sedang merintis karir, ya berikan effort semaksimal mungkin. Kalau ia sedang pendidikan, ya tunjukkan kalau ia punya target yang pasti, peringkat yang baik,
reputasi yang baik, dan plan. Jika tidak, jangan buat wanita-nya mati sia-sia karena menunggu. Jangan sampai terjadi, wanita yang rela mengorbankan waktunya untuk
mendampingi pria dari nol, tapi yang ditunggu nggak worth-it. Nggak punya tujuan dan keseriusan.

Gimana cara nunjukin keseriusan?

Untuk para pria, simpel, kasih tahu tujuan hidupmu dan tunjukin "di mana" posisi calon istrimu nantinya.

Misal, kamu adalah mahasiswa tingkat akhir, posisi calon istrimu adalah menemani kamu skripsian, maka tunjukkan kami bersungguh-sungguh mengerjakan skripsi itu agar
selesai sesuai target dan dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, jika tidak berkenan? Jangan paksa dia.

Wanita harus menemani dari nol, harus rela menunggu. Betul.

Tapi yang harus digarisbawahi, jangan sampai menemani dari nol dan menunggu, tapi yang 'ditemani' tidak punya dua poin di atas.

Dan yang ketiga, yang paling mutlak...

Keimanan

 

#HaqySelmaJourney - Menjawab pertanyaan part 2. - Keimanan. Itu yang utama. Video ini adalah salah satu kekepoanku ketika ingin cari tahu serpihan-serpihan cerita hidup @haqyrais di masa lampau, hasil googling lah. Dan ini bikin jatuh hati @haqyrais adalah sosok yang sangat agamis, punya pendirian dalam beragama. Sosok seperti inilah yang dicari oleh sebagian besar wanita di dunia. Sosok yang mampu menuntun agar aku bisa jadi lebih baik, sosok yang dapat merubah pola pikirku yang tadinya sangat keduniawian menjadi lebih keakhiratan. Sosok yang memang tidak pantas untuk ditolak lamarannya. Aku cuma pengen temen-temen yang berbaik hati baca ini itu PAHAM, kenapa aku memilih. Karena orang yang aku pilih ini bukan terlihat baik karena latar belakangnya. Tapi karena ia punya tujuan hidup, punya keseriusan (effort), dan ia memang layak untuk ditunggu dan ditemani, dari susah hingga senang. Menurutku, sosok religius adalah poin terpenting. Aku rela menunggu, pernah menunggu. Tapi untuk apa menunggu hal yang tidak diliputi dengan keseriusan Terimakasih, @haqyrais, kamu datang di waktu yang tepat. Tujuan hidup, serius, dan worth the wait. And luckily, aku tidak perlu menunggu kamu, mungkin Allah baik hati, karena aku pernah menunggu, jadi untuk kamu, @haqyrais, aku gak perlu menunggu lagi. Ayo kita bangun masa depan sama-sama Semoga menginspirasi

A post shared by Selmadena Aquilla (@selmadena) on

Keimanan.

Itu yang utama.

Video ini adalah salah satu kekepoanku ketika ingin cari tahu serpihan-serpihan cerita hidup Haqy Rais di masa lampau, hasil googling lah. Dan ini bikin jatuh hati

haqy rais adalah sosok yang sangat agamis, punya pendirian dalam beragama.

Sosok seperti inilah yang dicari oleh sebagian besar wanita di dunia.

Sosok yang mampu menuntun agar aku bisa jadi lebih baik, sosok yang dapat merubah pola pikirku yang tadinya sangat keduniawian menjadi lebih keakhiratan.

Sosok yang memang tidak pantas untuk ditolak lamarannya.

Aku cuma pengen temen-temen yang berbaik hati baca ini itu paham kenapa aku 'memilih'.

Karena orang yang aku pilih ini bukan terlihat baik karena latar belakangnya.

Tapi karena ia punya tujuan hidup, punya keseriusan (effort), dan ia memang layak untuk ditunggu dan ditemani, dari susah hingga senang.

Menurutku, sosok religius adalah poin terpenting.

Aku rela menunggu, pernah menunggu.

Tapi untuk apa menunggu hal yang tidak diliputi dengan 'keseriusan'?

Terimakasih, Haqy Rais, kamu datang di waktu yang tepat.

Tujuan hidup, serius, dan worth the wait. And luckily, aku tidak perlu menunggu kamu, mungkin Allah baik hati, karena aku pernah menunggu, jadi untuk kamu, Haqy Rais, aku nggak perlu menunggu lagi.

Ayo kita bangun masa depan sama-sama

Semoga menginspirasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:35 WIB

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan

Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:20 WIB

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:03 WIB

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan

5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:24 WIB

Viral Julurkan Lidah ke Demonstran Hari Tani, Oknum Polisi Bengkulu Dijatuhi Sanksi Disiplin

Viral Julurkan Lidah ke Demonstran Hari Tani, Oknum Polisi Bengkulu Dijatuhi Sanksi Disiplin

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:42 WIB

Diinterogasi Masalah Penghasilan, Polisi Dermawan Ini Resmi Tutup YouTube Belajar Baik

Diinterogasi Masalah Penghasilan, Polisi Dermawan Ini Resmi Tutup YouTube Belajar Baik

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 13:19 WIB

Siapa Kalapas Cibinong? Viral Gelagapan Dicecar DPR soal Sel Mewah Lapas Cibinong

Siapa Kalapas Cibinong? Viral Gelagapan Dicecar DPR soal Sel Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Review 'dejavu' Olivia Rodrigo: Sindiran Telak Buat Mantan yang Minim Ide

Review 'dejavu' Olivia Rodrigo: Sindiran Telak Buat Mantan yang Minim Ide

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Bermodal Pengalaman Parlemen dan Partai, Ini Janji Bamsoet Usai Dilantik Jadi Wantimpres

Bermodal Pengalaman Parlemen dan Partai, Ini Janji Bamsoet Usai Dilantik Jadi Wantimpres

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Dilema Segelas Latte: Apakah Hidup Sehat Berarti Harus Mengorbankan Kebahagiaan Kecil?

Dilema Segelas Latte: Apakah Hidup Sehat Berarti Harus Mengorbankan Kebahagiaan Kecil?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Harga HP Infinix Terbaru Oktober 2026: Pilihan Lengkap dari Entry-Level hingga Flagship

Harga HP Infinix Terbaru Oktober 2026: Pilihan Lengkap dari Entry-Level hingga Flagship

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?

Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:11 WIB

BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih

BRI Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026, Kobarkan Semangat Merah Putih

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Urutan Zodiak Paling Romantis dan Jago Memberikan Kejutan Manis

Urutan Zodiak Paling Romantis dan Jago Memberikan Kejutan Manis

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×