Paedofil Makin Marak, Psikolog: Sistem Hukum bagi Pelaku Tak Kuat

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 19 Maret 2017 | 09:13 WIB
Paedofil Makin Marak, Psikolog: Sistem Hukum bagi Pelaku Tak Kuat
Ilustrasi anak korban kekerasan. (Shutterstock)

Suara.com - Polda Metro Jaya baru-baru ini membongkar tindak kekerasan seksual terhadap anak berkedok komunitas dalam grup Facebook bernama "Official Candy's Groups".

Komunitas tersebut berisi para pedofil yang saling berbagi konten pelecehan dan pencabulan terhadap anak-anak termasuk foto bagian tubuh dan foto ketika anak sedang dicabuli.

Melihat kasus pelecehan anak yang kembali ramai, Psikolog Klinis dan Forensik, Kasandra Putranto mengaku tak terkejut tapi tetap menaruh rasa prihatin.

"Saya praktik sudah 25 tahun. Institusi sudah semakin banyak dan psikolog jumlahnya semakin banyak. Namun faktanya kita selalu kalah, tertinggal dan di belakang penjahat-penjahat," jelasnya ketika ditemui suara.com di Jakarta belum lama ini.

Kasandra menilai baik orangtua, institusi pendidikan, masyarakat, media, negara dan industri tidak menaruh perhatian besar pada anak-anak. "Kita harus membangun sistem yang bisa melindungi anak-anak," tegasnya.

Predator seksual, kata Kasandra, biasanya memilih korban yang tidak punya ketergantungan dengan orangtuanya. Ketika anak tidak mendapatkan kasih sayang, dia adalah korban yang sempurna.

Kasandra bahkan menyinggung salah satu postingan dalam grup Facebook Official Candy's Groups yang menyarankan agar sesama pelaku melakukan pendekatan pada korban dengan cara memberikan kasih sayang dan tidak berperilaku kasar. "Kadang anak-anak tidak sadar dirinya adalah korban, karena mereka mendapatkan kasih sayang dari pelaku yang tidak didapatkan dari keluarga," terangnya.

Kasandra sadar banyak orangtua yang tiba-tiba merasa takut dan menginginkan resep jitu agar buah hatinya terhindar dari cengkeraman predator seksual. Namun baginya, hal tersebut mustahil jika orangtua, sekolah dan lingkungan masyarakat acuh tak acuh terhadap kondisi lingkungan sosial yang terjadi sekarang.

"Jangan biarkan mental psikologis anak ringkih dan membuat anak gampang terkena virus psikologis," imbuhnya.

Tugas orangtua, kata Kasandra, adalah mendampingi anak dari usia 0 hingga 18 tahun. Mengapa? Karena menurut dia, sebagaimana layaknya makanan yang masuk ke perut anak, nutrisi psikologis akan masuk dan menjadi bagian dari karakternya.

Menurut pengamatan Kasandra sendiri, kasus pelecehan seksual pada anak banyak terjadi pada kalangan menengah bawah. Hal tersebut karena kurangnya perhatian dan 'nutrisi' psikologis yang cenderung buruk.

"Di kalangan menengah atas bukan berati tidak ada. Ada, tapi mereka lebih cerdas dan bisa menutupi. Biasanya menjadi provider dengan kedok orangtua asuh," terangnya lagi.

Sistem hukum yang tidak kuat membuat pelaku kejahatan seksual kepada anak yang berkedok orangtua asuh menjadi sulit untuk masuk jeratan hukum. "Karena dibayar sedikit, orangtua mengijinkan, money talk (uang berbicara)," ungkapnya.

Kasandra meminta agar seluruh lapisan masyarakat mulai mengubah perilaku dan berbenah terhadap sistem perlindungan anak-anak di Indonesia. "Kenyataanya kondisi masyarakat seperti ini, tidak ada perubahan. Kita hanya dikejutkan dengan berita fenomenal, lalu hilang," ungkapnya prihatin.

Grup Official Candy's Groups sendiri dibentuk pada 2016 dan sempat menampung 7.479 member yang tersebar di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Kasus Predator Anak Lewat Akun Facebook

Heboh Kasus Predator Anak Lewat Akun Facebook

Video | Jum'at, 17 Maret 2017 | 21:42 WIB

Salut! Dua Perempuan Ini yang Bongkar Akun Candy's Group di FB

Salut! Dua Perempuan Ini yang Bongkar Akun Candy's Group di FB

News | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:09 WIB

Boneka Seks Anak Khusus Paedofil Dijual Bebas

Boneka Seks Anak Khusus Paedofil Dijual Bebas

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 20:20 WIB

Daerah Wisata Ini Jadi Surga Seks Bagi Paedofil Bule

Daerah Wisata Ini Jadi Surga Seks Bagi Paedofil Bule

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 20:25 WIB

Terkini

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:25 WIB

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:15 WIB

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:10 WIB

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:08 WIB

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet

Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:45 WIB

Bursa Saham Libur Sampai Kapan? Ini Jadwal Lengkap Setelah Liburan Lebaran

Bursa Saham Libur Sampai Kapan? Ini Jadwal Lengkap Setelah Liburan Lebaran

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:35 WIB

6 Brand Modest Lokal Busana Muslim Etnik, Cocok untuk Halal Bihalal

6 Brand Modest Lokal Busana Muslim Etnik, Cocok untuk Halal Bihalal

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:30 WIB

Fakta di Balik Mahalnya Harga Baju Syar'i, Bisa Pakai 6 Meter Kain untuk Satu Set

Fakta di Balik Mahalnya Harga Baju Syar'i, Bisa Pakai 6 Meter Kain untuk Satu Set

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 14:15 WIB