Memanaskan Bayam Berkali-kali Jadi Beracun? Ini Faktanya

Ririn Indriani

Senin, 10 Juli 2017 | 07:49 WIB
Memanaskan Bayam Berkali-kali Jadi Beracun? Ini Faktanya
Ilustrasi bayam. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Bayam merupakan salah satu sayuran favorit orang Indonesia. Dalam bayam terkandung banyak serat dan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti zat besi, fosfor, asam folat, dan kalsium.

Namun, mungkin Anda harus hati-hati dalam mengolah bayam. Banyak orang mengatakan bahwa sayur bayam tidak boleh dipanaskan lagi. Memanaskan bayam berkali-kali dapat menimbulkan racun saat dimakan, katanya, benarkah? Simak ulasan yang dihimpun oleh hellosehat.com.

Bayam merupakan salah satu sayuran yang mengandung nitrat tinggi.

Kandungan nitrat ini didapatkan bayam dari air, pupuk, tanah, dan udara yang digunakan tanaman bayam untuk hidup. Jumlah kandungan nitrat dalam sayuran tertentu bergantung pada kondisi tanah, banyaknya pupuk yang digunakan, dan kematangan tanaman.

Nitrat dari bayam kemudian masuk ke tubuh Anda saat dikonsumsi. Nitrat sendiri sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh.

Justru, nitrat dapat memberi efek positif pada tubuh, seperti dapat melemaskan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Namun, nitrat dalam tubuh kemudian diubah menjadi nitrit yang berbahaya.

Nitrit dapat bereaksi dengan senyawa lain dalam tubuh dan membentuk karsinogen (senyawa penyebab kanker). Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa asupan nitrit yang tinggi berhubungan (walaupun tidak langsung) dengan risiko kanker tertentu.

Hal inilah yang membuat banyak orang takut jika memanaskan sayur bayam berkali-kali maka dapat menyebabkan kanker. Banyak orang beranggapan bahwa memanaskan bayam berkali-kali dapat meningkatkan kadar nitrat yang diubah menjadi nitrit sehingga meningkatkan risiko kanker. Namun, sebenarnya tidak begitu.

Cara Tepat Memasak Bayam
Memanaskan bayam berkali-kali sebenarnya tidak berbahaya asal dilakukan dengan benar, tidak terlalu lama, dan tidak pada suhu yang sangat tinggi. Bayam yang dipanaskan dalam waktu singkat dan pada suhu rendah saja sebenarnya sudah cukup bisa Anda nikmati.

baca juga

Hal ini juga membantu menjaga agar tidak banyak kandungan nutrisi dari bayam yang hilang saat dipanaskan.

Saat Anda merebus atau memanaskan bayam kembali sebenarnya kandungan nitrat dalam bayam ikut menghilang atau menguap karena panas. Sehingga, kandungan nitrat pada bayam akan menjadi lebih sedikit dan tidak berbahaya bagi tubuh Anda saat diubah menjadi nitrit.

Lagi pula, kandungan nitrat pada sayuran yang Anda makan sebenarnya masih dalam jumlah normal yang tubuh Anda bisa diterima. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir jika Anda ingin makan banyak sayuran atau jika Anda ingin memanaskan sayuran Anda kembali.

Namun, bayi mungkin akan lebih rentan terhadap nitrat karena sistem pencernaan bayi belum matang. Sehingga, disarankan agar bayi tidak diberi sayuran yang mengandung nitrat tinggi (seperti bayam) dalam jumlah yang berlebihan, 1-2 sendok makan bayam saja sudah cukup untuk bayi per kali makan.

Namun, tetap tidak baik memanaskan bayam berkali-kali. Mengapa? Karena faktanya, memanaskan makanan apapun sampai berkali-kali dapat menghilangkan zat gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, termasuk bayam.

Hal ini membuat Anda sia-sia mengonsumsi bayam karena tidak mendapatkan nutrisinya. Banyak zat gizi, seperti vitamin dan mineral, dalam sayuran tidak tahan dengan panas, sehingga bisa hilang jika terus terkena panas.

Selain itu, panas juga dapat mengubah struktur kimia dalam bahan makanan sehingga membuat makanan menjadi sulit dicerna oleh tubuh (untuk beberapa makanan tertentu).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Makanan Sehat Ini Bisa Berubah Jadi Racun

Hati-hati, Makanan Sehat Ini Bisa Berubah Jadi Racun

Health | Rabu, 25 Januari 2017 | 10:13 WIB

Kekuatan "Super" dari Bayam Bukan Mitos

Kekuatan "Super" dari Bayam Bukan Mitos

Lifestyle | Minggu, 09 Oktober 2016 | 11:11 WIB

5 Keajaiban Mengonsumsi Bayam

5 Keajaiban Mengonsumsi Bayam

Lifestyle | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:05 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×