Tanjung Lesung Bangun Rhino Dive Center, Marina Menyusul

Madinah

Minggu, 24 September 2017 | 15:15 WIB
Tanjung Lesung Bangun Rhino Dive Center, Marina Menyusul
Menpar Arief Yahya membuka Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 sekaligus Groundreaking Dive Center di Tanjung Lesung Beach didampingi Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita, Jumat (22/9/2017)

Suara.com - Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 menjadi momen istimewa bagi pariwisata Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang. Festival yang digelar selama tiga berturut-turut sejak ‪22-24 September‬ itu sekaligus menorehkan sejarah dimulainya pembangunan Rhino Dive Center di Tanjung Lesung.

Dibangunnya Rhino Dive Center diyakini mengatrol wisata bahari Tanjung Lesung, dan diharapkan makin dilirik wisatawan mancanegara (wisman). Apalagi, PT Banten West Java (BWJ) saat ini juga tengah mempersiapkan pembangunan Marina agar kapal-kapal yacht atau kapal wisata bisa bersandar di Tanjung Lesung.

Direktur Utama BWJ Poernomo Siswoprasetijo mengatakan pembangunan dive center ini merupakan langkah awal agar potensi wisata bahari di Tanjung Lesung bisa tereksplor maksimal.

"Kita sedang menyasar yacht club. Nanti setelah dive center ini sudah jadi, mereka tidak akan ragu lagi untuk melakukan aktivitas diving di Tanjung Lesung," kata Poernomo, Sabtu (23/9/2017).

Saat pembangunan dive center ini berjalan, lanjut Poernomo, pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata didukung Kementerian
Pariwisata (Kemenpar) juga tengah gencar melakukan pelatihan-pelatihan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) tersertifikasi untuk mengelola wisata diving di Tanjung Lesung.

"Dive center proses pembangunan. Pelatihan juga terus berjalan. Saat pembangunan selesai, sudah bisa langsung dikelola dive centernya. Tidak ada yang ngganggur," ujar Poernomo.

Sedangkan untuk Marina, jelas Poernomo, pihaknya sedang melakukan riset bekerja sama dengan lembaga profesional untuk visibility study sejauh mana kelayakan Tanjung Lesung untuk dibangun Marina.

"Saat ini yang ada baru mini Marina. Kita inginnya Tanjung Lesung memiliki Marina yang layak didatangi kapal pesiar. Risetnya sudah dilakukan, hasilnya akan keluar tidak lama lagi," ungkap Poernomo.

Bila memang layak, tambah Poernomo, pihaknya akan mengalokasikan anggaran hingga Rp300 miliar untuk membangunnya. Anggaran itu selain untuk Marina, juga untuk mendukung pelabuhan Marina.

"Yang jelas saat ini kita sedang menunggu hasilnya. Bila layak, kita sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunannya," tukas Poernomo.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Wisata Bahari Kemenpar Florida Pardosi mengatakan, pembangunan dive center ini akan menjadi triger pengembangan wisata bahari di Tanjung Lesung. Menurutnya, di Tanjung Lesung ini masih banyak yang bisa dieksplor untuk mencari spot diving.

"Dengan adanya dive center nanti akan memberikan dampak yang signifikan bagi Tanjung Lesung dalam mendatangkan wisman. Apalagi Tanjung Lesung ini dekat dengan Jakarta. Para diver yang selama ini datang ke Jakarta, pilihannya hanya Kepulauan Seribu, nanti mereka punya pilihan baru lagi yaitu Tanjung Lesung," kata perempuan yang biasa dipanggil Butet ini.

Menurut Butet, karakter wisatawan diver memiliki karakter khusus. Berbeda dengan wisman biasa yang kerap mencari destinasi indah, para diver cenderung langsung menuju lokasi diving begitu tiba di Indonesia.

"Mereka ini karakternya berbeda, begitu datang ke Indonesia, mereka tidak akan mampir-mampir ke tempat wisata, melainkan langsung menuju tempat diving. Dive center ini akan menarik perhatian mereka untuk mencoba mengeksplorasi bawah laut Tanjung Lesung dan sekitarnya," papar Butet.

Butet berharap industri pariwisata turut memanfaatkan adanya dive center ini agar menciptakan paket-paket wisata yang sasarannya pecinta diving.

"Jika dive center hanya mengandalkan wisatawan yang sudah ada dan datang memang dive center tidak akan optimal. Diharapkan peran serta para industri pariwisata untuk turut mempromosikan dan menjual paket-paket khusus diving di Tanjung Lesung dan sekitarnya," tutur Butet.

Menpar Arief Yahya juga ikut mendorong keseriusan pemimpin daerah untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tujuannya untuk pariwisata, akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tanjung Lesung.

"Yang penting CEO commitmen. Bila Gubernur dan Bupatinya commit, maka semua go easier. Tapi bila tidak, maka semuanya akan menjadi sulit. Saya berterima kasih Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita yang sudah menunjukkan commitmennya," ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief juga menyebut Tanjung Lesung yang berada di Provinsi Banten yang unggul dari wisata bahari sangat tepat memiliki dive center dan Marina. Dua fasilitas tersebut tentunya akan berdampak positif untuk mempercepat infrastruktur lainnya. “Ini akan meningkatkan kunjungan wisman secara signifikan,” pungkas Menpar Arief Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pebalap Sepeda Nasional Akui Tangguhnya Medan MTB Tanjung Lesung

Pebalap Sepeda Nasional Akui Tangguhnya Medan MTB Tanjung Lesung

News | Sabtu, 23 September 2017 | 18:21 WIB

Semaraknya Festival Pesona Tanjung Lesung 2017

Semaraknya Festival Pesona Tanjung Lesung 2017

Lifestyle | Sabtu, 23 September 2017 | 15:55 WIB

Targetkan 5.000 Wisatawan, Festival Pesona Tanjung Lesung Digelar

Targetkan 5.000 Wisatawan, Festival Pesona Tanjung Lesung Digelar

Lifestyle | Sabtu, 23 September 2017 | 14:07 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×