"Grebeg Suran Baturraden" Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Ririn Indriani

Minggu, 15 Oktober 2017 | 18:24 WIB
"Grebeg Suran Baturraden" Menjadi Daya Tarik Wisatawan
Ilustrasi. [Dok.Antara/Anis Efizudin]

Suara.com - Pergelaran "Grebeg Suran Baturraden" yang digelar Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mengunjungi Kawasan Wisata Baturraden.

Dari pantauan di Lokawisata Baturraden, Banyumas, Minggu (15/10/2017), ribuan warga dan wisatawan tampak menyaksikan pergelaran "Grebeg Suran Baturraden" yang telah menjadi agenda wisata tahunan Dinporabudpar Banyumas yang digelar setiap bulan Sura (Muharam).

Selain di Lokawisata Baturraden, warga juga memadati sejumlah ruas jalan yang dilalui iring-iringan pembawa tenong untuk keperluan "Grebeg Suran Baturraden".

Salah seorang wisatawan, Yanto mengaku sengaja berkunjung ke Lokawisata Baturraden untuk menyaksikan agenda wisata tahunan itu.

"Sebenarnya sudah bagus tapi saya berharap ke depan bisa dikemas dengan lebih menarik lagi sehingga wisatawan makin banyak yang datang," kata dia yang berasal dari Cilacap.

Pergelaran "Grebeg Suran Baturraden" yang melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk 12 desa penyangga Kawasan Wisata Baturraden dimulai dari Bumi Perkemahan Wanawisata Baturraden.

Perwakilan dari setiap desa membawa puluhan tenong, sedangkan sebagian orang lainnya memainkan musik kentongan dan hadro.

Mereka berjalan beriringan menuju Lokawisata Baturraden yang berjarak sekitar 3 kilometer dari Bumi Perkemahan Wanawisata Baturraden.

"Prosesi ritual diawali dengan Mangala Yudha diikuti barisan 'rontek' oleh anggota Karang Taruna Baturraden," kata Kepala Dinporabudpar Banyumas Asis Kusumandani.

Ia mengatakan barisan "rontek" diikuti dua gunungan hasil bumi setinggi 3 meter yang berisi sayur mayur, sembilan bahan pokok, dan buah-buahan.

Selain itu ada barisan pembawa tumpeng "robyong", tumpeng tri warna, dan "wedus kendhit" (kambing berwarna hitam dengan bulu berwarna putih melingkar di bagian perut dan punggung, red.) sebagai kelengkapan "Grebeg Suran Baturraden".

"Kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas rezeki dan hasil bumi yang melimpah, yang diadakan setiap tahun pada bulan Sura," kata Asis.

Sesampainya di Lokawisata Baturraden, seluruh sesaji yang diarak dari Bumi Perkemahan Wanawisata Baturraden didoakan oleh warga yang dipimpin oleh sesepuh masyarakat setempat, Muhayat.

Selain memanjatkan puji syukur kepada Tuhan, warga juga mengharapkan agar seluruh masyarakat Banyumas khususnya yang tinggal di sekitar Gunung Slamet selalu diberikan keselamatan.

Usai berdoa, dua gunungan hasil bumi diperebutkan oleh warga, sedangkan makanan dalam takir yang dibawa dengan tenong dimakan bersama peserta "grebeg suran".

Sementara tumpeng "robyong" dan tumpeng tri warna dilarung di Sungai Gumiwang.

Kegiatan "Grebeg Suran Baturraden" diakhiri dengan penyembelihan "wedhus kendhit" di kompleks petilasan Baturraden.

Terkait dengan pergelaran tersebut, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan prosesi "Grebeg Suran Baturraden" merupakan tradisi budaya sebagai bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan.

"Tenong yang berisi takir mempunyai makna 'nata ing pikir' yang berarti membuat pikiran menjadi tenteram dan menghilangkan 'sebel puyeng'. Dengan kegiatan ini, semoga masyarakat Banyumas khususnya Baturraden diberi kesehatan, kesabaran, panjang umur, sejahtera, dan bahagia dunia akhirat," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obsesi Capai 7 Puncak Tertinggi dengan Waktu Tercepat

Obsesi Capai 7 Puncak Tertinggi dengan Waktu Tercepat

Lifestyle | Senin, 09 Oktober 2017 | 15:31 WIB

Ada "Groundbreaking" Dive Center di Festival Tanjung Lesung 2017

Ada "Groundbreaking" Dive Center di Festival Tanjung Lesung 2017

Lifestyle | Jum'at, 22 September 2017 | 15:30 WIB

Yuk, Liburan ke Banyumas, Kabupaten 1001 Air Terjun

Yuk, Liburan ke Banyumas, Kabupaten 1001 Air Terjun

Lifestyle | Jum'at, 03 Maret 2017 | 10:09 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×