Array

Hisap Ganja Bikin Seks Menggelora?

Minggu, 03 Desember 2017 | 21:00 WIB
Hisap Ganja Bikin Seks Menggelora?
Ilustrasi pasangan yang tengah bercinta (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang merasa terangsang alias horny setelah merokok ganja. Itu merupakan efek samping yang biasa dirasa oleh sebagian orang. Namun, masih ada perdebatan apakah 'mabuk ganja' dapat membantu atau bahkan menghalangi kehidupan seks Anda.

Salah satu studi yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine menemukan, mereka yang mengisap ganja menikmati sekitar 20 persen lebih banyak seks daripada mereka yang tidak.

Pada gabungan penelitian sebelumnya dari Universitas di Italia dan Republik Ceko juga menemukan bahwa sekitar setengah dari orang-orang yang telah dipelajari melaporkan adanya efek afrodisiak setelah merokok ganja, dan sekitar 70 persen mengalami peningkatan kenikmatan seksual yang lebih tinggi.

Banyak dari studi tersebut rampung pada tahun 70an dan 80an dan lebih menggunakan istilah 'sativa' dan 'indica'.

Mereka adalah dua jenis gulma atau ganja yang berbeda. Sementara sativa lebih memengaruhi pikiran, indica lebih membuat mabuk kepayang. Meski begitu, hingga saat ini hanya ada sedikit bukti bahwa menghisap ganja akan menaikkan gairah seksual.

Adapun legalisasi dan dekriminalisasi di beberapa negara di dunia tentang penggunaan ganja, membuat petani ganja mulai bisa menguji dan mengasah produk mereka untuk menciptakan hasil yang berbeda.

Situs tinjauan Cannabis Leafly bahkan memiliki daftar jenis ganja yang dapat dipilih dan dinikmati di hari Valentine.

Adalah ganja jenis Sexxpot yang ditemukan oleh para petani dan dipercaya dapat membuat orang memiliki mood yang baik terutama membantu membantu orgasme pada perempuan.

University of California yang sempat melakukan penelitian pada tikus yang diberi ganja juga melihat adanya peningkatan produksi hormon oksitosin atau hormon yang biasa dilepaskan saat saling berpelukan.

Baca Juga: Perhatikan 5 Hal Ini Bila Ingin Berhubungan Seksual Dalam Mobil

Mereka akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa ada hubungan antara mengonsumsi ganja dan timbulnya hormon cinta, oksitosin.

Hal tersebut didasari karena banyak orang merasa ada penghalang besar saat orgasme, yaitu pikiran yang sadar atau semacam blok mental yang membuat mereka berhenti. Di situlah gulma atau ganja masuk

Untuk sebagian orang, hal tersebut berhasil melupakan masalah dan memusatkan perhatian pada hal-hal yang baik. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI