Lamaran Kerja Ditolak? Ambil Sisi Positifnya

Angelina Donna

Rabu, 13 Desember 2017 | 20:13 WIB
Lamaran Kerja Ditolak? Ambil Sisi Positifnya

Suara.com - Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya penolakan. Akan tetapi salah satu penolakan paling sakit adalah saat ditolak bekerja. Situasi ini bahkan seringkali membuat Anda patah semangat, putus asa, dan menganggap kalau semuanya sia-sia.

Anda yang lamaran kerjanya baru saja ditolak, ayo bersemangat lagi! Berdasarkan hasil survei, tidak segelintir orang saja yang mengalami penolakan. Bahkan orang yang sudah sukses sekalipun pernah ditolak sebelum akhirnya bisa meraih sukses seperti sekarang. Agar tidak berlarut dalam kesedihan, ini dia pelajaran berharga yang dapat membuat menjadi lebih baik.

Belajar untuk Lebih Rendah Hati
Sepintar apapun Anda, sebanyak apa pun prestasi yang pernah diukir, bukan menjadi sesuatu yang perlu terlalu dibanggakan bahkan membuat diri menjadi sombong. Prestasi dan kepintaran yang dimiliki tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan orang pintar di seluruh dunia.

Prestasi dan kepintaran yang dimiliki memang menjadikan Anda sebagai kandidat kuat untuk diterima bekerja. Akan tetapi, jika terlalu menyombongkan hal tersebut, perusahaan akan menganggap Anda angkuh. Orang angkuh juga sulit untuk bergabung dan berkolaborasi secara tim. Maka jangan heran jika ditolak.

Apabila penolakan terjadi karena terlalu menyombongkan diri, jadikan hal tersebut sebagai pelajaran berharga. Ketahui kalau sikap sombong tidak ada gunanya, malah akan membawa bencana pada karier. Oleh sebab itu, peliharalah sikap rendah hati kemanapun dan dimanapun Anda berada.

Jangan Terlalu Berharap
Tidak ada perintah yang menyatakan berharap itu dilarang. Setiap orang boleh berharap hasil terbaik atas apa yang telah dilakukannya. Termasuk ketika menjatuhkan lamaran di sebuah perusahaan. Hanya saja, menaruh harapan yang berlebihan tidaklah baik. Jika suatu ketika Anda mengalami penolakan, maka rasa sakitnya akan beribu-ribu kali lipat. Bahkan ada yang mengalami stres bahkan gila.

Agar stres tidak terjadi, mulailah untuk mengikis sifat terlalu berharap ini sedikit demi sedikit. Mulailah bersikap realistis dan belajar menerima apapun hasil yang akan didapatkan.

Jangan Jatuhkan Lamaran Hanya di Satu Perusahaan
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pelamar kerja adalah hanya menjatuhkan lamaran di satu perusahaan saja. Padahal, ada banyak sekali perusahaan yang ada di Indonesia ini. Anda yang memiliki prestasi dan kecerdasan tentu saja bisa melamar di belasan bahkan puluhan perusahaan.

Ingat, peluang diterima bekerja menjadi sangat kecil jika lamaran hanya dijatuhkan di satu perusahaan saja. Berbanding terbalik dengan surat lamaran yang dijatuhkan di sana-sini. Peluang diterima bekerja juga jauh lebih banyak. Apabila ditolak di perusahaan yang satu, masih ada cadangan beberapa perusahaan lainnya.

Oleh karena itu, mulailah melirik beberapa perusahaan yang sesuai dengan gelar dan passion dalam diri. Jika telah menemukan perusahaan yang sesuai, masukan lamaran. Lagi pula tidak ada batasan untuk pengajuan lamaran kerja. Selagi masih bisa mendaftar di banyak perusahaan, mengapa hanya melamar di satu perusahaan?

Jadikan Kegagalan sebagai Langkah Menuju Sukses
Anda pasti sering mendengar “kegagalan adalah langkah awal menuju gerbang kesuksesan”. Percaya atau tidak, perkataan itu benar adanya. Lamaran kerja yang ditolak merupakan sebuah kegagalan yang harus dipetik nilai positifnya. Kegagalan tersebut juga harus dijadikan sebagai pelajaran paling berharga untuk menjadi sukses.

Jika suatu saat Anda masih mengalami kegagalan, tetap cari apa yang menjadi penyebab kegagalan tersebut. Lakukan penyelidikan terhadap diri sendiri. Jika penyebabnya sudah ditemukan, jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama untuk kesekian kalinya.

Terus Berusaha dan Optimis
Kegagalan bukanlah hal yang terus-menerus harus dipikirkan. Ada saatnya di mana Anda harus move on dari kegagalan tersebut. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jadikan kegagalan sebagai langkah menuju kesuksesan. Tetap pertahankan optimisme dan terus berusaha meraih kesuksesan.

Sadar atau tidak, pencapaian kesuksesan merupakan campuran antara usaha dan optimisme. Apabila keduanya berjalan beriringan, kesuksesan dapat diraih dengan sangat mudah.

Tidak Ada Hasil yang Mengkhianati Usaha
Kesuksesan bukanlah sesuatu yang bisa diraih dengan jentikan jari. Ada usaha yang diperlukan untuk mewujudkannya. Percayalah kalau usaha dan kerja keras Anda akan berbuah manis ke depannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Memilih Asuransi yang Tepat untuk Motor Kesayangan Anda

Cara Memilih Asuransi yang Tepat untuk Motor Kesayangan Anda

Bisnis | Selasa, 12 Desember 2017 | 15:27 WIB

Ini Tips Belanja Bulanan dengan Hemat

Ini Tips Belanja Bulanan dengan Hemat

Bisnis | Sabtu, 02 Desember 2017 | 06:45 WIB

Cara Jitu Menambah Pendapatan Keluarga

Cara Jitu Menambah Pendapatan Keluarga

Bisnis | Kamis, 30 November 2017 | 18:30 WIB

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Belanja dengan Kartu Kredit

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Belanja dengan Kartu Kredit

Bisnis | Selasa, 28 November 2017 | 18:32 WIB

Pakai AC di Rumah tapi Tidak Membebani Tagihan Listrik, Bisa!

Pakai AC di Rumah tapi Tidak Membebani Tagihan Listrik, Bisa!

Bisnis | Minggu, 26 November 2017 | 08:00 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×