Hobi Unggah Foto Wajah Berjerawat, Fotografer Ini Jadi Terkenal

Ferry Noviandi | Dinda Rachmawati
Hobi Unggah Foto Wajah Berjerawat, Fotografer Ini Jadi Terkenal
Salah satu karya fotografer Peter DeVito. (Instagram)

Fotografer Peter DeVito punya alasan positif hobi mengunggah wajah orang dengan polos tanpa proses editing.

Mengolah foto agar tampak sempurna dengan bantuan Photoshop lumrah dilakukan seorang fotografer. Namun akhir-akhir ini, Peter DeVito tak lagi melakukannya.
 
Namun dengan keputusannya tersebut, Peter DeVito, fotografer berusia 20 tahun asal New York, Amerika Serikat kini punya puluhan ribu pengikut di Instagram. Hal tersebut karena karena ia memutuskan untuk merayakan kulit setiap orang dengan tidak mengubah atau memperbaikinya di aplikasi atau software edit foto sama sekali.
 
Dalam foto-foto jepretannya, DeVito memperlihatkan jerawat, komedo, pori-pori besar dan masalah kulit lainnya.
 
Salah satu foto karya Peter DeVito. (Instagram)
 
Selama beberapa bulan terakhir, DeVito, yang sedang belajar ilustrasi di Fashion Institute of Technology, menciptakan serangkaian gambar close-up dirinya dan jerawat orang lain.
 
"Saya benar-benar terinspirasi karena banyak orang di media sosial saat ini mulai memposting hal-hal positif tubuh dan penerimaan diri mereka, tapi saya merasa tidak ada orang yang melihatkan bahwa mereka berawat," kata dia.
 
Foto-foto yang diunggah DeVito menampilkan kata-kata atau ungkapan dari tato temporer, yang dibuat di atas wajah berjerawat, beberapa ditulis 'acne is normal', 'retouch' yang dicoret atau 'drink water', sebuah nasihat yang sering dia dengar.
 
Adapula salah satu potret dirinya yang menampilkan lirik terkenal Kendrick Lamar dari 'Humble', 'I'm so fucking sick and tired of the Photoshop'.
 
Foto khusus ini menyebar dengan cepat di Instagram, dan direpost oleh akun-akun yang tak terhitung jumlahny, termasuk model Cara Delevingne's.
 
Salah satu karya fotografer Peter DeVito. (Instagram)
 
DeVito, yang mengatakan bahwa ia telah memiliki jerawat sejak kelas 8, yang ia awali dengan potret dirinya.
 
"Aku merasa lega. Saya tidak tahu mengapa beban yang berat ini ada di bahu saya," katanya saat pertama kali ia mengunggah kulitnya yang tidak ia edit di Instagram.
 
Fotografer itu kemudian beralih ke potret potret orang lain dengan jerawat.
 
"Inti dari saya mengunggah ini adalah untuk membantu memberdayakan orang lain. Saya sering mendapatkan foto orang lain yang tidak diedit dan mereka memberi tag pada saya," kata dia.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS