Durian dengan Daging Berwarna Oranye Diyakini Rendah Kolesterol

Vania Rossa | Firsta Nodia
Durian dengan Daging Berwarna Oranye Diyakini Rendah Kolesterol
Durian Lay. (suara.com/Firsta Nodia)

Diprediksi, durian Lay akan menjadi tren pada tahun-tahun mendatang.

Suara.com - Durian Lay asal Kalimantan memiliki daging buah yang unik dari segi warna dan rasa, yaitu berwarna oranye, bukan kuning pucat seperti durian pada umumnya.

Tapi kini durian Lay tak hanya dibudidayakan di Kalimantan. Di Jawa Tengah tepatnya Magelang, durian Lay dikawinsilangkan dengan durian lokal. Menurut Yusuf petani durian dari sentra Magelang Candi Mulyo, pencampuran ini membuat Durian Lay memiliki tekstur yang basah dengan tingkat kemanisan yang pas dan rendah kolesterol.

"Dari aroma juga Lay lebih tajam. Walaupun kadar alkoholnya tidak sekuat durian lain," ujar Yusuf saat ditemui dalam Pameran Pesta Durian Jawa di Mal Ciputra.

Yusuf memprediksi Durian Lay akan menjadi tren pada tahun-tahun mendatang. Alasannya, durian ini memiliki banyak keunggulan dengan rasa yang unik dan diyakini lebih sehat karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Untuk mencicipi legitnya Durian Lay Anda harus merogoh kocek sekitar Rp120 ribu per kilonya.

Durian Lay. (suara.com/Firsta Nodia)

"Satu buah beratnya mungkin sekitar 1,5 kilo. Jadi Rp180 ribuan sebuah," tambah Yusuf.

Selain Durian Lay, ada banyak varian durian jawa lain yang bisa Anda temukan dalam Pesta Durian Jawa yang berlokasi di Mal Ciputra. Kiki Fadhilah, Marketing Event Cipta Swadaya mengatakan bahwa ada lima sentra yang bergabung memamerkan hasil panen duriannya, antara lain dari daerah Semarang Mijen, Semarang Jambu, Pandeglang, dan Magelang.

"Kebanyakan orang mikir durian itu dari Medan, padahal di Jawa juga banyak petani yang membudidayakan durian. Kita ingin kenalkan durian jawa dalam pameran ini," tambah Kiki.

Dibandingkan durian Medan, durian asal Jawa, kata Kiki memiliki keunggulan dari segi rasa yang cenderung manis dengan tekstur lembut. Harga yang dibanderol untuk durian di pameran ini, kata Kiki, mulai dari Rp 60 ribu per kilogram.

"Selain buah durian asli kita juga jual hasil olahannya seperti es krim, pancake, sop durian, jus, dodol, dan keripik. Pengunjung juga bisa menikmati langsung durian di venue karena kita menyediakan tempatnya," tandas Kiki.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS