Ini Bahayanya Bila Masturbasi Pakai Mentimun

Ririn Indriani

Senin, 05 Februari 2018 | 21:22 WIB
Ini Bahayanya Bila Masturbasi Pakai Mentimun
Mentimun salah satu benda yang bisa dijadikan alat bantu masturbasi, karena bentuknya mirip penis. (Shutterstock)

Suara.com - Jika dilakukan dengan benar, ada banyak manfaat masturbasi yang bisa Anda raih, tapi beberapa orang bermasturbasi dengan mengandalkan benda-benda yang tidak lazim, seperti mentimun.

Masturbasi pakai mentimun tentu sudah tidak lagi terdengar asing di telinga, bukan? Hati-hati. Kreativitas di kala kepepet bisa berbuah sengsara.

Masturbasi Pakai Benda Tidak Lazim, Cara yang Salah
Tak ada satu cara yang pasti untuk bermasturbasi. Setiap orang akan bereksplorasi sesuai kebutuhannya untuk mencari teknik seperti apa yang paling terjamin sukses untuk membawanya menuju orgasme.

Ada yang langsung menggunakan tangan sendiri untuk merangsang organ intimnya, tapi ada juga yang mengandalkan mainan seks.

Segelintir orang lainnya menyiasati sesi seks solo mereka dengan melakukan simulasi mirip penetrasi dengan bantuan benda-benda di sekitarnya. Beberapa lelaki, misalnya akan memasukkan penis ke lubang buatan botol bir, cincin, kaleng, atau pipa metal atau PVC.

Yang lain mungkin lebih kreatif lagi, dengan melubangi isi daging buah atau sabun batangan untuk dijadikan tempat keluar-masuknya penis. Atau sebaliknya. Beberapa perempuan mungkin memasukkan barang-barang tertentu ke dalam vaginanya, untuk meniru sensasi penetrasi penis.

Biasanya, yang dipakai adalah barang-barang berbentuk lonjong mirip penis, seperti mentimun, pisang, wortel, terong; alat tulis seperti pena, pensil, atau spidol hingga perkakas rumah tangga seperti alat catok rambut, sikat gigi elektrik, lilin, atau senter.

Tidak jarang juga benda-benda ini dimasukkan ke anus sebagai alternatif seks anal.

Risiko Masturbasi Pakai Mentimun
Risiko yang paling utama bila masturbasi pakai mentimun dilnasir Hello Sehat adalah infeksi bakteri. Pasalnya, benda-benda ini sudah terpapar lebih dulu oleh bakteri dan kuman dari lingkungan sekitar sebelum dimainkan di dekat organ vital Anda.

Terlebih, tidak semua orang mungkin sempat terpikir untuk mencuci benda-benda tersebut atau melapisinya dengan kondom sebelum dipakai untuk masturbasi.

Ambil contoh masturbasi pakai buah atau sayuran. Sayuran atau buah seringkali mengandung pestisida atau bahan kimia yang sama sekali bukan diperuntukkan untuk vagina dan penis.

Walaupun sudah disikat atau dibersihkan terlebih dahulu, mikroba tetap saja bisa berpindah dari permukaan kulit buah ke kulit organ intim Anda.

Akibatnya, masturbasi dengan cara ini akan meningkatkan risiko iritasi, infeksi bakteri, hingga bahkan infeksi jamur. Belum lagi risiko alergi jika Anda ternyata memiliki alergi terhadap buah-buahan tertentu.

Selain meningkatkan risiko infeksi bakteri, bukannya tidak mungkin barang-barang tertentu bisa hancur menjadi pecahan yang tajam yang dapat merobek dan mencederai kulit organ intim, atau bahkan tertinggal di dalam vagina. Misalnya ketika masturbasi pakai botol beling, pensil, obeng atau gagang sapu.

Beberapa benda, seperti botol beling atau plastik, dapat mengembang ketika memanas. Jika perempuan masturbasi pakai botol dan kemudian mengembang, botol tersebut bisa tersangkut di dalam vagina.

Hal yang sama juga bisa terjadi jika lelaki sembarangan memasukkan penis ke lubang yang tidak semestinya. Penis bisa tersangkut di dalam lubang buatan yang ukurannya terlalu kecil. Pernah dengar, kan, soal mati gancet?

Selain itu, benda-benda plastik cenderung mengandung bahan kimia seperti phtalate yang berisiko sebagai zat karsinogen pada manusia. Masturbasi pakai lilin atau sabun juga dapat memicu iritasi atau reaksi alergi.

Lilin bahkan bisa meleleh di dalam vagina karena tidak tahan dengan kondisi panas di dalam vagina.

Cara Aman Masturbasi
Masturbasi pakai benda-benda asing adalah cara yang keliru. Beda dengan sex toys yang memang sengaja dirancang untuk menambah kenikmatan dan sudah terbukti aman, memasukkan benda asing ke dalam vagina, anus, atau penis bisa membahayakan kesehatan Anda.

Jika Anda ingin meniru sensasi penetrasi saat masturbasi, tidak ada salahnya untuk berinvestasi membeli mainan seks. Pastikan menggunakan mainan seks yang berbahan silikon, jangan yang dari plastik.

Ingat juga untuk pastikan tangan dan setiap benda yang Anda gunakan untuk penetrasi sudah dicuci bersih (sebelum dan sesudah masturbasi). Jangan lupa juga untuk melapisi mainan seks Anda dengan kondom lateks.

Anda tentu tidak ingin mengalami infeksi bakteri atau vagina lecet setelah puas dengan sesi seks solo Anda alias masturbasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mainan Seks Makin Beragam di Tahun Ini, Apa Saja?

Mainan Seks Makin Beragam di Tahun Ini, Apa Saja?

Lifestyle | Kamis, 01 Februari 2018 | 23:11 WIB

Benarkah Masturbasi Picu Tekanan Darah Tinggi?

Benarkah Masturbasi Picu Tekanan Darah Tinggi?

Health | Senin, 29 Januari 2018 | 18:46 WIB

Masturbasi 21 Kali dalam Sebulan, Cegah Kanker Prostat

Masturbasi 21 Kali dalam Sebulan, Cegah Kanker Prostat

Lifestyle | Selasa, 14 November 2017 | 04:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×