Inilah Untungnya Jadi Karyawan

Angelina Donna
Inilah Untungnya Jadi Karyawan
Ilustrasi karyawan (shutterstock)

Seorang pekerja dituntut harus mampu bertanggung jawab atas apa yang dikerjakannya.

Suara.com - Menjalani suatu pekerjaan pasti membutuhkan yang namanya skill dan track record yang baik dalam perusahaan tersebut. Seorang pekerja dituntut harus mampu bertanggung jawab atas apa yang dikerjakannya.

Menjalani sebuah usaha juga harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan sampai Anda mengalami kerugian yang menyulitkan hidup Anda dan keluarga.

Inilah mengapa banyak sekali orang yang takut dengan adanya kerugian atau kegagalan. Padahal, kegagalan adalah awal dari sebuah kesuksesan. Orang akan jauh lebih nyaman dan senang menjadi seorang pekerja atau karyawan. Sebab ada banyak sekali alasan yang mereka lontarkan untuk memperkuat keputusan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa orang lebih memilih untuk jadi karyawan dibandingkan pengusaha.

1.Dapat Penghasilan Pasti Setiap Bulan
Salah satu alasan mengapa orang lebih suka menjadi karyawan karena menganggap karyawan pasti akan mendapatkan gaji tetap setiap bulan. Penghasilan tetap akan membuat mereka merasa aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan, terutama bagi orang-orang yang sudah berumah tangga atau memiliki anak.

Misalnya, karyawan dengan gaji Rp3 juta sudah memperhitungkan segala biaya tagihan dan kebutuhan hidup setiap bulannya. Jika karyawan beralih menjadi pengusaha, hasilnya belum tentu bisa mencapai Rp3 juta per bulan pada awal menjalaninya. Otomatis belum tentu terpenuhi juga kebutuhan hidupnya selama satu bulan.

Itulah alasannya mengapa lebih banyak orang yang memilih untuk menjadi karyawan dibandingkan membuka usaha baru milik pribadi.

2.Tekanan Tidak Lebih Besar ketimbang Jadi Pengusaha
Menjadi seorang karyawan memang tidak sepenuhnya santai, tapi paling tidak hidup akan terasa lebih tenang. Seorang karyawan umumnya hanya akan bekerja sesuai tuntutan kantor. Lain halnya dengan seorang pemimpin atau bos.

Seorang bos atau pemimpin akan memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar dibandingkan karyawannya. Tentu saja tekanan yang dialami mereka lebih besar dibandingkan karyawannya.

3.Dampak Kegagalannya Tidak Sebesar Pengusaha
Takut merasa gagal memang selalu dirasakan setiap orang yang akan berusaha jadi lebih baik. Rasa takut ini juga dimiliki sebagian karyawan yang akan membuka usaha sendiri. Karyawan lebih memilih untuk tetap berada dalam zona aman dan nyaman tanpa harus keluar dari zona tersebut.

Mereka akan lebih memilih untuk tetap menjadi seorang karyawan dibandingkan dengan membuka usaha sendiri dan meninggalkan profesi sebagai karyawan.

Jika Anda adalah seorang karyawan, alangkah baiknya belajarlah untuk bisa keluar dari zona nyaman saat ini. Anda tidak perlu berhenti dari perusahaan hanya untuk membuka usaha pribadi atau usaha sampingan. Mulailah dari sekarang untuk belajar keluar dari zona nyaman Anda untuk hidup yang lebih baik.

4.Belum Punya Modal untuk Buka Usaha
Karyawan ingin membuka usaha, tapi tidak punya modal ? Banyak. Ada banyak sekali orang yang berprofesi sebagai karyawan dan ingin membuka usaha sendiri atau usaha sampingan. Sayangnya, kendala terbesar mereka selain waktu adalah modal usaha.

Banyaknya modal usaha memang tidak menjamin suksesnya usaha itu sendiri, tapi paling tidak siapkanlah modal untuk membangun bisnis yang baru.

Sebenarnya, ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan modal usaha, terutama bagi Anda yang berprofesi sebagai karyawan. Anda bisa mengajukan kartu kredit dan manfaatkan limit yang ada dalam kartu kredit sebagai modal usaha. Cara ini sudah menjadi rahasia umum yang banyak dilakukan para pebisnis kelas menengah ke atas. Anda pun juga bisa melakukan hal tersebut untuk memulai bisnis atau usaha impian Anda.

5.Tingkat Stresnya Tidak Setinggi Jadi Pengusaha
Menjadi seorang karyawan akan tingkat stresnya tidak setinggin menjadi pengusaha. Mengapa demikian? Sebab seorang karyawan tidak akan memiliki beban seberat seorang bos atau pemimpin. Karyawan hanya mengerjakan apa yang menjadi tugasnya.

Jika tugas sudah selesai, pekerjaan juga selesai. Lain halnya dengan seorang bos yang harus memutar otak agar bisa berinovasi dan mengembangkan bisnisnya agar jauh lebih maju dan bisa banyak dikenal masyarakat.

Jadi Bos atau Karyawan?
Anda memilih yang mana, menjadi bos atau karyawan? Tentu jawaban setiap orang akan berbeda-beda. Ada yang lebih memilih bos dan ada yang memilih karyawan. Intinya, setiap profesi memiliki tanggung jawab masing-masing yang harus diselesaikan dan dipenuhi setiap hari. Misalnya, seorang bos harus mampu mengembangkan bisnis dan mampu menggaji seorang karyawan dengan jumlah yang pantas.

Begitu juga dengan karyawan, menjadi seorang karyawan bukanlah hal yang mudah. Anda juga harus mampu mempertanggungjawabkan pekerjaan Anda dan menyelesaikannya dengan tepat waktu. Menjadi karyawan bukan berarti tidak bisa menjadi bos, bukan?

Anda juga bisa membuka bisnis sampingan yang cukup menguntungkan, misalnya kafe, katering, dan lain sebagainya. Apa pun profesi Anda, jangan segan untuk berusaha dan setiap profesi pasti memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda porsinya.

 

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Hal-Hal yang Membuat Kerja Keras Kita Menjadi Sia-Sia

5 Alasan Mengapa Terlalu Baik Hati Bukan Prioritas di Tempat Kerja

Darah Tinggi: Kenali Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Cara Menangani

Published by

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

Ketika Ahok kesal akibat banyaknya orang yang tak peduli terhadap sesama, inilah yang dikatakannya! .
.
.
Simak berita selanjutnya : www.suara.com .
----
Follow @suaradotcom - Tanpa Suara Beda Artinya
----
.
.
.
#Suaradotcom #hotinfo #Jakarta #hotnews #beritapilihan #beritapopuler #beritaterkini 
#QuotesOfTheDay #basukitjahjapurnama #ahok #kutipanahok

INFOGRAFIS