Yuk, Buktikan Cinta Pada Bumi dengan Kurangi Sampah Plastik

Vania Rossa

Kamis, 19 April 2018 | 15:30 WIB
Yuk, Buktikan Cinta Pada Bumi dengan Kurangi Sampah Plastik
Ilustrasi perempuan minum dengan sedotan. [Shutterstock]

Suara.com - Jumlah sampah plastik yang ada di dunia saat ini semakin mengkhawatirkan, dan keberadaannya terus mengancam keberlangsungan makhluk hidup di bumi. Saat ini, hanya sembilan persen dari plastik yang diproduksi di dunia yang bisa didaur ulang. Selebihnya, tidak dapat terurai secara biologis dan membutuhkan waktu lebih dari 400 tahun untuk terdegradasi.

Namun faktanya, plastik tidak pernah bisa sepenuhnya terdegradasi, melainkan terurai menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dan lebih kecil, hingga akhirnya 'tertelan' oleh laut.

Plastik sekali pakai adalah yang terburuk, seperti kantung plastik, kemasan makanan, dan sedotan.
Dan sebagian besar plastik yang diproduksi di dunia digunakan sebagai kemasan.

Yuk, mulai lakukan perubahan kecil yang mungkin dapat membuat perbedaan yang cukup besar. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi sampah plastik, seperti dilansir dari The Independent.

1. Lupakan sedotan
Hal ini telah dilakukan oleh banyak restoran di dunia yang tak lagi menyediakan sedotan untuk minumannya. Saat ini, bahkan sudah ada sedotan alternatif yang ramah lingkungan, yang dinamakan Bamboo Straw, yang terbuat dari bambu dan dapat digunakan kembali. Dan yang membanggakan, sedotan organik yang sudah mendunia ini ternyata buatan tangan pengrajin lokal di Bali, lho.

2. Bawa tas belanja sendiri
Cara ini mungkin sudah pernah Anda lakukan ketika beberapa waktu lalu pemerintah menetapkan kebijakan kantong plastik kemasan berbayar. Nah, meski kini kebijakan tersebut tak ada lagi, jangan tinggalkan kebiasaan tersebut karena dapat mengurangi secara signifikan jumlah sampah plastik kemasan.

3. Stop membeli air minum dalam kemasan
Membawa botol minum berisi air dari rumah, selain lebih hemat, juga dapat mengurangi sampah botol plastik minuman secara signifikan.

4. Membawa wadah makanan kosong
Meski masih banyak yang meragukan soal keamanan kemasan plastik yang digunakan untuk makanan, faktanya hal ini masih banyak dilakukan terutama di level pedagang-pedagang kecil. Dengan membawa wadah makanan sendiri, Anda sudah berkontribusi dalam mengurangi penggunaan kemasan plastik yang mungkin berbahaya untuk makanan. Dan yang pasti, mengurangi jumlah sampah plastik.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan

Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan

Lifestyle | Kamis, 19 April 2018 | 11:59 WIB

Hanya di Surabaya, Naik Bus Canggih Bayarnya Pakai Botol Bekas

Hanya di Surabaya, Naik Bus Canggih Bayarnya Pakai Botol Bekas

News | Minggu, 08 April 2018 | 11:14 WIB

Kenali Wadah Plastik yang Aman untuk Makanan dan Minuman

Kenali Wadah Plastik yang Aman untuk Makanan dan Minuman

Lifestyle | Selasa, 27 Maret 2018 | 10:13 WIB

Terkini

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×