Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan

Vania Rossa
Tahun 2050, Sampah Plastik di Laut Lebih Banyak Daripada Ikan
Ilustrasi sampah plastik di laut. (Shutterstock)

Bukan tak mungkin, sampah plastik itu tertelan oleh satwa laut dan kemudian dikonsumsi oleh manusia.

Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, orang sudah mulai mengurangi konsumsi plastik karena menyadari efeknya terhadap lingkungan. Meski demikian, tak banyak orang menyadari seberapa banyak sampah plastik yang ada permukaan bumi saat ini, terutama di lautan, dan dampak merugikan dari hal ini.

Meski sulit untuk mengidentifikasi jumlah sampah plastik yang berakhir di lautan dengan tepat, karena sebagian besar telah tenggelam ke dasar laut, sebagian besar ilmuwan memperkirakan bahwa setiap tahunnya ada delapan juta ton sampah plastik yang berakhir di lautan, dengan total keseluruhan diperkirakan 150 juta ton sampah plastik yang beredar di lautan saat ini.

Untuk memudahkan Anda membayangkannya, jumlah ini setara dengan satu buah truk sampah penuh sampah plastik dibuang ke laut setiap menitnya. Dan sedihnya, angka itu diprediksi akan terus meningkat karena produksi dan konsumsi plastik terus berlanjut.

Menurut Ocean Conservancy seperti yang dilansir dari The Independent, dalam waktu kurang dari 10 tahun, para ilmuwan memperkirakan akan ada 250 juta ton sampah plastik di lautan, dan pada tahun 2050 nanti diperkirakan jumlah sampah plastik ini akan lebih banyak daripada jumlah ikan yang hidup di laut.

Dunia saat ini memproduksi hampir 300 juta ton plastik setiap tahun. Meski plastik merupakan produk yang bermanfaat, banyak plastik yang hanya dipakai sekali (sekitar 50 persen dari produksi plastik) dan kemudian dibuang.

Keberadaan sampah plastik di lautan tentu saja berpengaruh pada kehidupan hampir 700 spesies di lautan. Menurut Ocean Conservancy, plastik telah ditemukan di lebih dari 60 persen burung laut dan 100 persen spesies penyu laut. Satwa ini diketahui telah menelan sampah plastik yang berefek mengancam jiwa mereka.

Bahkan sebuah penelitian di Belgia baru-baru ini menunjukkan bahwa masyarakat Inggris yang mengonsumsi ikan berisiko telah menelan sekitar 11.000 fragmen plastik setiap tahunnya. Jadi, masihkah sampah plastik yang ada di lautan ini dianggap sepele?

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS