Perusahaan Jepang Bayar Karyawan Untuk Tidur, Alasannya Cemerlang

Silfa Humairah Utami

Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:17 WIB
Perusahaan Jepang Bayar Karyawan Untuk Tidur, Alasannya Cemerlang
ilustrasi Perusahaan Jepang membayar karyawan untuk tidur. )Shutterstock)

Suara.com - Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan jam kerja terpanjang di dunia, beberapa perusahaan mulai menyadari bahwa produktivitas yang baik selaras dengan jam tidur yang baik pula, oleh karena itu, salah satu perusahaan Jepang memberikan poin bagi karyawan mereka yang memiliki tidur cukup.

Perusahaan tersebut adalah perusahaan perencanaan pernikahan yang berbasis di Tokyo, bernama Crazy. Mereka menerapkan sistem remunerasi tidur untuk mendorong karyawannya untuk cukup tidur.

Bekerja sama dengan Airweave, startup khusus dalam teknologi analisis tidur, mereka mencoba memantau pola tidur karyawan lewat aplikasi Analisis Tidur di ponsel cerdas masing-masing.

Cara kerja aplikasi cenderung mudah. Peserta diminta menempatkan ponsel cerdas mereka di tempat tidur dan mengaktifkan aplikasi Analisis Tidur. Aplikasi tersebutlah yang kemudian mengurus sisa pekerjaan penghitungan dilansir Odditycentral.

Perangkat lunak akan melacak gerakan tubuh saat tidur, mengukur kedalaman tidur dan waktu tidur dan aktif setidaknya 6 jam per malam.

Hasilnya, peserta yang memiliki tidur cukup (atau lebih) akan mendapatkan ratusan poin yang dapat dikonversi menjadi yen (100 poin = 100 yen) dan dapat digunakan di kafetaria gedung kantor. Luar biasa.

Perusahaan di Jepang ini berharap bahwa sistem penghargaan tidur cukup ini dapat meningkatkan kebiasaan gaya hidup dan kesehatan keseluruhan karyawan, serta meningkatkan produktivitas mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siap Meluncur Bulan Depan: Mitsubishi Triton !

Siap Meluncur Bulan Depan: Mitsubishi Triton !

Otomotif | Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:45 WIB

Lihat Tokyo dari Skytree, Menara Tertinggi yang Tantang Adrenalin

Lihat Tokyo dari Skytree, Menara Tertinggi yang Tantang Adrenalin

Lifestyle | Selasa, 16 Oktober 2018 | 14:10 WIB

Taufik Hidayat: Anthony Sudah Paham Permainan Momota

Taufik Hidayat: Anthony Sudah Paham Permainan Momota

Sport | Minggu, 14 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Terkini

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:03 WIB

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 13:01 WIB

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:56 WIB

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 12:55 WIB

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Menperin Sebut Industri Padat Karya Mulai Bangkit Usai Sempat Dihantam Badai PHK

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:53 WIB

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 12:52 WIB

×