Ragam Budaya Nusantara Tampil di Parade Pelangi Budaya Belitung

MN Yunita

Kamis, 22 November 2018 | 15:46 WIB
Ragam Budaya Nusantara Tampil di Parade Pelangi Budaya Belitung
Parade Pelangi Budaya Belitung diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari Belitung serta daerah lain. (Dok:Kemenpar)

Suara.com - Kekayaan budaya nusantara berhasil memukau pengunjung yang hadir di Parade Pelangi Budaya, Minggu (18/11/2018). Parade yang berlangsung di pinggir pantai ini merupakan salah satu rangkaian dari Festival Tanjung Kelayang 2018 yang berlangsung dari 15-19 November 2018.

Parade Pelangi Budaya diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari Belitung. Namun beberapa perwakilan juga datang dari wilayah lain seperti Boyolali, Kabupaten Bekasi, juga Jambi.

Parade menempuh jarak 3 kilo meter dengan latar belakang pemandangan Belitung. Mulai pasir putih, birunya air laut, Pulau Lengkuas, hingga Batu Garuda. Kemeriahan begitu terasa karena sekitar 4.000 orang pengunjung memadati rute parade.

Sementara itu Parade Pelangi Budaya dibuka oleh delegasi Boyolali.

“Kami menampilkan Buto Gedrug dan Topeng Ireng. Sebab ini menjadi identitas Boyolali. Penampilan kami kali ini spesial untuk Festival Tanjung Kelayang. Tarian juga sudah dikembangkan jadi kreasi baru,” ungkap Senior Sanggar Seni Krido Mudo Tarubatang Boyolali, Andri Suryanto.

Penampilan Buto Gedrug dan Topeng Ireng mendapat apresiasi publik. Buto Gedrug sendiri merupakan potongan karakter kesenian jathilan. Topeng Buto Gedrug juga punya beberapa karakter, yang berwarna cokelat bernama Ludru. Karakter ini memiliki hidung naga dan melambangkan kasta bawah.

Selanjutnya topeng warna hijau bernama Belegur Mahkota yang menggambarkan para pemimpin. Ada juga warna topeng abu-abu atau Mata Leak yang jadi pendamping pemimpin.

Masih ada juga penampilan Tari Topeng Ireng. Tari ini memiliki punya filosofi ‘Toto Lempeng Irama Kenceng’, artinya hidup ini harus lurus dan bersemangat untuk meraih cita-cita.

Ciri utama dari Topeng Ireng ini adalah mahkota dari bulu yang melambangkan kesederhanaan. Kostumnya terdiri dari rampek dan sompyok. Warna yang diadopsi merah, biru, dan hitam dengan hiasan payet.

“Tari Topeng Ireng juga mengalami pembaruan kostum. Dahulu mahkota dan kostum memakai daun,” jelas Andri.

Selain Boyolali, Kabupaten Bekasi ikut berpartisipasi melalui melalui Tari Jaipong. Tarian ini dibawakan oleh 5 penari wanita. Pesan yang ingin disampaikan, citra positif Bekasi yang melestarikan tradisi dari leluhur. Tari Jaipong versi Bekasi ini dikolaborasikan dengan Lagu Ronggeng Menor dan Kalang Sunda.

“Festival Tanjung Kelayang ini penting. Pengunjungnya banyak, baik dari dalam dan luar negeri. Untuk itu, kami tampil di sini dengan Jaipong. Tarian ini terus dilestarikan dan di beberapa sekolah sudah jadi kelas khusus,” tutur Kabid Pemasaran Pariwisata Dispar Kabupaten Bekasi, Tri Cahyani.

Festival Tanjung Kelayang memang menjadi magnet wisatawan. Terhitung sekitar 25.000 orang pengunjung menghadiri festival tersebut. Jumlah wisatawan domestik mencapai angka 5.000 orang sementara mancanegara menyentuh 1.000 orang.

“Target kunjungan wisatawan sudah melebihi target baik wisman, wisnus, ataupun lokalnya. Ini progress bagus," jelas Kadispar Belitung, Hermanto.

Selain penampilan perwakilan daerah, Parade Pelangi Budaya juga menggelar beragam kekayaan nusantara. Ada Barongsai dan Liong, pencak silat plus debus, kuda lumping, hingga tarian juga musik khas Bali. Masih ada juga eksibisi layang-layang internasional yang diikuti peserta lokal dan negara lain.

“Rangkaian Festival Tanjung Kelayang sangat banyak, mencapai 10 item. Tentu hal ini bagus untuk branding destinasi,” terang Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Esthy Reko Astuty.

Seluruh rangkaian ini pun mendapat apresiasi Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Ia mengungkapkan Belitung diuntungkan dengan penyelenggaraan Festival Tanjung Kelayang ini.

“Festival ini memberikan impact positif . Jumlah kunjungan wisatan besar, lalu ada value secara ekonomi. Kami gembira karena penyelenggaraan festival ini sukses. Namun, inovasi dan evaluasi tetap harus dilakukan supaya festival tahun depan lebih bagus lagi,” tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

×