Air Terjun Benang Kelambu Jadi yang Terindah, Ini Daya Tariknya

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 07 Desember 2018 | 13:30 WIB
Air Terjun Benang Kelambu Jadi yang Terindah, Ini Daya Tariknya
Air Terjun Benang Kelambu Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)

Suara.com - Tebing tinggi dengan rerimbunan daun hijau yang menjalar, lalu deras air berjatuhan seperti tirai yang terurai di badan tebing menjadikan Air Terjun Benang Kelambu di kaki Gunung Rinjani memiliki daya tarik tersendiri.

Aliran airnya jatuh dari ketinggian tebing namun tidak langsung jatuh ke bawah melainkan mengalir melalui celah-celah tanaman yang merambat dan tumbuh lebat di bagian tebing.

Air Terjun Benang Kelambu ini airnya bersumber langsung dari Gunung Rinjani yang di gunung tersebut terdapat sebuah danau yaitu Danau Segara Anak.

Tingkat yang paling atas berasal langsung dari mata air, dan memiliki ketinggian sekitar 30 Meter. Tingkat yang kedua merupakan lanjutan dari tingkat pertama, dengan ketinggian sekitar 10 Meter. Tingkat yang ketiga memiliki ketinggian hanya 5 Meter.

Tidak jauh dari air terjun da kolam buatan yang bisa dijadikan tempat berendam atau sekadar bermain air yang bersumber dari mata air terjun tersebut. 

Kolam buatan di Air Terjun Kelambu Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)
Kolam buatan di Air Terjun Kelambu Lombok. (Suara.com/Silfa Humairah)

Roni, guide, menuturkan untuk mencapai air terjun wisatawan juga tidak perlu tracking masuk ke dalam hutan terlalu jauh, tidak sampai 30 menit sudah bisa menemukan air terjun tersebut dengan kawasan tracking yang tidak terjal dan cukup aman. 

"Sebelum mencapai lokasi, wisatawan juga dimanjakan dengan pemandangan air terjun yang berada di sekitar hutan tersebut. Ada yang kecil dan ada yang tinggi dan juga sudah ramai pengunjung. Jadi banyak hal yang bisa didapat saat ke Air Terjun Kelambu, sekali dayung 2-3 pulau terlewati gitu," katanya. 

Air Terjun Benang Kelambu terletak sekitar 32 Kilometer dari Kota Mataram, atau sekitar 1 jam perjalanan. Anda bisa menempuh jalur Mataram-Narmada-Sedau-Pancor Dau-Teratak-Desa Aik Berik.

Di pintu masuk Air Terjun Benang Kelambu Lombok, Anda hanya perlu membayar Rp 5.000 untuk masuk ke lokasi air terjun, Setelah Anda melewati gerbang masuk, Anda akan disambut dengan pepohonan yang rindang serta suasana yang asri dan sejuk.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk Intip Keunikan dan Sejarah Pura Batu Bolong di Lombok

Yuk Intip Keunikan dan Sejarah Pura Batu Bolong di Lombok

Lifestyle | Senin, 03 Desember 2018 | 12:00 WIB

Pantai Kuta Lombok Jadi Modern, Ada Fasilitas Bermain Anak

Pantai Kuta Lombok Jadi Modern, Ada Fasilitas Bermain Anak

Lifestyle | Sabtu, 01 Desember 2018 | 16:24 WIB

Wow, Bisa Lihat Sunrise dan Sunset di Bukit Merese Lombok

Wow, Bisa Lihat Sunrise dan Sunset di Bukit Merese Lombok

Lifestyle | Kamis, 29 November 2018 | 14:38 WIB

Terkini

Keanehan di Laga Indonesia vs Bangladesh: La Grande Menghilang, Ultras Garuda Tak Kelihatan

Keanehan di Laga Indonesia vs Bangladesh: La Grande Menghilang, Ultras Garuda Tak Kelihatan

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Kasus HGB Rp106 Miliar, KPK Didesak Segera Periksa Nusron Wahid!

Kasus HGB Rp106 Miliar, KPK Didesak Segera Periksa Nusron Wahid!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta, Naik 3 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta, Naik 3 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Malaysia Unggul Cepat 1-0, Mitchell Baker Bawa Indonesia Unggul GBK Bergemuruh

Malaysia Unggul Cepat 1-0, Mitchell Baker Bawa Indonesia Unggul GBK Bergemuruh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Nurkholisoh Pamer Punya 5 Ijazah usai Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu Baru

Nurkholisoh Pamer Punya 5 Ijazah usai Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu Baru

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?

Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Bayar Rp546,5 Juta, 17 Calon Jamaah Umrah di Ngawi Kena Tipu, Gagal Berangkat Sesuai Jadwal

Bayar Rp546,5 Juta, 17 Calon Jamaah Umrah di Ngawi Kena Tipu, Gagal Berangkat Sesuai Jadwal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Melihat Dunia dari Sudut Pandang Berbeda, Bekal Penting Generasi Muda Hadapi Masa Depan

Melihat Dunia dari Sudut Pandang Berbeda, Bekal Penting Generasi Muda Hadapi Masa Depan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Lapas Overcapacity hingga Sulit Disidak, Komnas HAM: Tata Kelola Pemasyarakatan Perlu Reformasi!

Lapas Overcapacity hingga Sulit Disidak, Komnas HAM: Tata Kelola Pemasyarakatan Perlu Reformasi!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:32 WIB

×