Kenapa Perempuan Sukses Cenderung Gagal dalam Kencan Online?

Vania Rossa

Rabu, 02 Januari 2019 | 09:12 WIB
Kenapa Perempuan Sukses Cenderung Gagal dalam Kencan Online?
Ilustrasi aplikasi kencan online (Shutterstock).

Suara.com - Maraknya penggunaan aplikasi kencan online sebagai sarana mencari pasangan juga memengaruhi para perempuan lajang. Namun ternyata, tidak semua perempuan lajang bisa berhasil mendapat pasangan melalui aplikasi ini. Menurut seorang ahli hubungan, aplikasi kencan online tidak cukup efektif untuk perempuan lajang yang sukses dan mandiri.

Menurut Yvonne Allen, salah satu mak comblang terkemuka dari Australia, sebagian besar aplikasi kencan online diarahkan pada konsep 'tarik instan', bukan hubungan jangka panjang.

"Jenis pendekatan ini tidak berhasil untuk perempuan yang sukses, karena banyak lelaki terintimidasi oleh mereka," ungkapnya seperti yang dikutip dari Daily Mail.

Di sisi lain, perempuan lajang yang sukses dan mandiri lebih mungkin berhasil dalam perjodohan tradisional dalam hal menemukan kecocokan dan mengarah ke hubungan yang langgeng.

"Walaupun foto Anda mungkin menarik perhatian seseorang untuk memulai kontak, itu tidak dapat menjamin keberlangsungan hubungan. Apakah lelaki ini bisa bergaul dengan teman-temanmu, apakah ia menginginkan anak-anakmu, dan lainnya," terang Yvone.

Yvonne mengatakan bahwa jika perempuan sukses mencari hubungan yang tahan lama dan bermakna, mereka perlu menggali lebih dalam dan perlu membuat pilihan sadar tentang jenis situs kencan yang dipakai.

"Mengingat tekanan dan harapan masyarakat saat ini, banyak dari kita telah mengabaikan perasaan untuk benar-benar mengenal seseorang dan dikenal lebih dekat. Dan tekanan-tekanan ini dapat membuat kita mengabaikan semuanya," ungkapnya.

"Begitu banyak orang saat ini yang memulai hubungan dengan harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan," lanjut Yvonne.

Jadi, terlepas dari meningkatnya tren penggunaan aplikasi kencan online, perjodohan tradisional masih terbukti menjadi cara terbaik untuk menemukan pasangan bagi banyak perempuan, terutama perempuan mandiri dan sukses.

baca juga

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seungri BIGBANG Bocorkan Kode Rahasia Artis K-Pop Kenalan Hingga Berkencan

Seungri BIGBANG Bocorkan Kode Rahasia Artis K-Pop Kenalan Hingga Berkencan

Lifestyle | Selasa, 01 Januari 2019 | 11:37 WIB

Pacar Sibuk Main Ponsel, Wanita Ini Lakukan Hal Kejam

Pacar Sibuk Main Ponsel, Wanita Ini Lakukan Hal Kejam

Tekno | Jum'at, 28 Desember 2018 | 20:30 WIB

Kencan Online Bikin Pasangan Mudah Katakan Putus

Kencan Online Bikin Pasangan Mudah Katakan Putus

Lifestyle | Jum'at, 28 Desember 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:24 WIB

9 Fakta Film Narnia: The Magician's Nephew Karya Greta Gerwig

9 Fakta Film Narnia: The Magician's Nephew Karya Greta Gerwig

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini

Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi

Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Hadapi Dakwaan Pemerasan dan TPPU Rp354 Miliar, Febrie Ajukan Dua Nota Perlawanan

Hadapi Dakwaan Pemerasan dan TPPU Rp354 Miliar, Febrie Ajukan Dua Nota Perlawanan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:16 WIB

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:16 WIB

OTT KPK di BNPB, Eks Menkeu Purbaya Pernah Ingatkan Jangan Mark Up Dana Bencana

OTT KPK di BNPB, Eks Menkeu Purbaya Pernah Ingatkan Jangan Mark Up Dana Bencana

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:13 WIB

×