Begini Prosesi Makan Yee Sang yang Benar saat Imlek

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 29 Januari 2019 | 08:30 WIB
Begini Prosesi Makan Yee Sang yang Benar saat Imlek
Prosesi Makan Yee Sang [Suara.com/Vessy]

Suara.com - Begini Prosesi Makan Yee Sang yang Benar saat Imlek.

Tahun baru imlek menjadi momen paling dinanti oleh keluarga etnis Thionghoa di mana pun mereka berada. Sebab saat momen imleklah mereka dapat berkumpul, makan bersama, serta membagikan angpao.

Ketika waktu makan bersama tiba, ada sajian khusus yang dijadikan makanan pembuka. Yaitu salad Yee Sang. Yee sang atau yusheng adalah masakan Tiochiu berupa salad ikan segar ditambah irisan halus sayuran seperti wortel dan lobak.

Daging ikan yang dipakai adalah irisan ikan tuna atau ikan salem yang sebelumnya bisa sudah direndam dalam campuran minyak wijen, minyak goreng, dan merica. Saus dibuat campuran minyak (minyak goreng dan minyak wijen) dengan tambahan saus buah prem, gula pasir, dan bubuk kayu manis.

“Biasanya hidangan ini disajikan dalam porsi besar untuk keluarga,” ungkap Executive Chef Novotel Tangerang, Salihin kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

Untuk menyantap Yee Sang sendiri tidak sembarangan. Ada tata cara prosesi khusus yang harus dilakukan. Cara meletakkannya pun ada aturannya.

“Yee Sang diletakkan di meja yang bentuk bundar dan besar, karena dipercaya bundar itu melambangkan mata angin dan itu bagus untuk kelancaran rejeki,” ujar seorang pemandu prosesi makan Yee Sang di Novotel.

Kemudian semua anggota keluarga yang sudah berkumpul, duduk mengitari meja makan bundar untuk mengikuti prosesi makan. Setiap anggota keluarga dipastikan sudah memegang sumpit masing-masing.

“Selanjutnya sayur-sayuran, ikan, dan bahan-bahan yang sudah tersedia di atas meja dicampurkan. Lalu diaduk dengan sumpit secara beramai-ramai,” jelasnya.

baca juga

Ketika mengaduk, semua bahan makanan di piring besar diangkat-angkat dengan supmpit sambil mengucap harapan-harapan di tahun baru bersama-sama.

“Menurut tradisi semakin tinggi dan perantakan saat diaduk, maka semakin besar pula berkah yang didapat,” katanya.

Tahap ini adalah bagian yang paling seru. Semua anggota keluarga akan mengaduk setinggi-tingginya sampai Yee Sang tercampur dan berantakan. Makan makmur, berkah, dan berlimpah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cari Kuliner Khas Imlek yang Melegenda? Di Sini Tempatnya!

Cari Kuliner Khas Imlek yang Melegenda? Di Sini Tempatnya!

Lifestyle | Senin, 28 Januari 2019 | 15:00 WIB

Ernest Prakasa Siap Bagi-Bagi Angpao Jelang Imlek

Ernest Prakasa Siap Bagi-Bagi Angpao Jelang Imlek

Entertainment | Sabtu, 26 Januari 2019 | 11:11 WIB

Sejarah Wedang Ronde, Minuman Khas Tahun Baru Imlek dari China

Sejarah Wedang Ronde, Minuman Khas Tahun Baru Imlek dari China

Lifestyle | Sabtu, 26 Januari 2019 | 08:05 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×