Ilmuwan : Melahirkan Lebih Berat dari Lari Marathon

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 06 Februari 2019 | 14:00 WIB
Ilmuwan : Melahirkan Lebih Berat dari Lari Marathon
Ilustrasi ibu melahirkan.

Suara.com - Banyak orang meyakini bahwa tubuh perempuan memang diciptakan untuk melahirkan bayi. Tapi tahukah Anda, meski tubuh perempuan sangat kuat, namun proses melahirkan ini sebenarnya sangat berat. Bahkan, para ilmuwan menunjukkan bahwa tubuh perempuan yang melalui persalinan lebih kuat daripada pelari maraton. Keduanya adalah pengalaman yang sangat mirip, di mana mereka cenderung lupa betapa menyakitkannya hal itu sebenarnya.

Baik saat melahirkan maupun lari maraton, tubuh didorong secara ekstrim untuk bekerja. Para peneliti juga mengungkap bahwa persalinan sama traumatisnya dengan banyak olahraga ketahanan. Tapi pelari maraton melangkah ke garis start dengan mendapatkan cukup istirahat. Berbeda dengan ibu yang masuk ke kamar bersalin, dengan kondisi yang sudah kelelahan.

Menurut Holly Dunsworth, seorang profesor antropologi di Universitas Rhode Island, para ibu di minggu-minggu terakhir kehamilan mengalami proses pendorongan tingkat lanjut.

"Tingkat metabolisme paling maksimal yang terjadi pada manusia adalah saat menjelang akhir kehamilan. Inilah mengapa minggu-minggu dan bulan-bulan terakhir kehamilan itu sangat melelahkan. Kami menyamakannya dengan balapan, namun dengan perasaan terkuras seperti yang dirasakan pelari saat lomba berakhir," ujar dia.

"Untuk memberi energi saat persalinan, ibu harus tetap terhidrasi, dan memastikan bahwa mereka mendapatkan zat besi dan protein yang cukup", kata Diana Spalding, bidan, perawat anak, sekaligus editor pendidikan digital Motherly.

Dan dilansir dari Motherly, ketika pelari terluka, mereka mendapat bantuan. Bagaimana dengan ibu? Seringnya mereka tidak mendapat bantuan.

Sebuah studi tahun 2015 dari University of Michigan menemukan bahwa 25 persen ibu setelah persalinan memiliki cairan di sumsum tulang belakang atau patah tulang yang mirip dengan fraktur stres yang berhubungan dengan olahraga.

Dua pertiga perempuan mengalami cidera yang mirip dengan ketegangan otot yang parah. Penelitian menunjukkan hingga 15 persen ibu mengalami cedera panggul yang tidak sembuh, dan mereka menganggapnya hal yang biasa.

Menurut Janis Miller, penulis utama dalam penelitian ini, ketika seorang atlet mengalami salah satu dari cedera ini, mereka akan berakhir di mesin MRI untuk diperiksa. Namun ketika seorang ibu setelah persalinan memiliki masalah yang sama, mereka diremehkan dan sering tidak terdiagnosis.

Ini membuat mereka bingung dan khawatir tentang gejala-gejalanya, dan masalah fisik yang tidak terkontrol dapat mengganggu kesehatan mental mereka.

"Kami memberi tahu para ibu, 'Anda sudah memasuki enam minggu pascapersalinan dan sekarang Anda akan baik-baik saja.' Tetapi tidak semua ibu merasa baik-baik saja setelah enam minggu dan mereka tidak siap untuk kembali bekerja," kata Miller.

Seperti yang baru-baru ini disampaikan Miller kepada BBC, para ibu bahkan sering tidak tahu kapan otot mereka rusak. Robekan pada otot itu dapat menyebabkan masalah dasar panggul dan bahkan prolaps, dan itu adalah hal yang tidak bisa diperbaiki oleh kegel.

"Yang ekstrim, kami meminta beberapa ibu untuk memperkuat otot yang bahkan mungkin tidak mereka miliki lagi. Yang sering diamati sebagai kelemahan sebenarnya adalah otot yang sobek," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Lama Setelah Melahirkan Anak Ketiganya, Wanita Ini Didiagnosis Kanker

Tak Lama Setelah Melahirkan Anak Ketiganya, Wanita Ini Didiagnosis Kanker

Health | Jum'at, 01 Februari 2019 | 07:05 WIB

Terlalu Ketakutan, Wanita Ini Malah Pilih Melahirkan Tanpa Bantuan Medis

Terlalu Ketakutan, Wanita Ini Malah Pilih Melahirkan Tanpa Bantuan Medis

Health | Minggu, 27 Januari 2019 | 19:50 WIB

Tunda Pengobatan Kanker demi Melahirkan Bayinya, Wanita ini Meninggal

Tunda Pengobatan Kanker demi Melahirkan Bayinya, Wanita ini Meninggal

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 07:57 WIB

Terkini

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung

10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:21 WIB

7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga

7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:20 WIB

7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026

7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:00 WIB

5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja

5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:48 WIB

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:36 WIB

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:38 WIB

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:15 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:50 WIB

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:45 WIB