Tempel Kondom di Kartu Nama, Kesalahan Fatal atau Strategi Promosi?

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati
Tempel Kondom di Kartu Nama, Kesalahan Fatal atau Strategi Promosi?
Barbershop unik, tempel kondom untuk promosi. [Shutterstock]

Barbershop ini punya cara unik untuk mempromosikan tokonya, yakni dengan menempelkan kondom. Kenapa?

Suara.com - Tempel Kondom di Kartu Nama, Kesalahan Fatal atau Strategi Promosi?

Sebuah Barbershop di Texas, Amerika Serikat punya cara unik untuk mempromosikan usahanya. Jake Gamez, pemilik barbershop memposting gambar beberapa kondom yang melekat pada kartu nama bertuliskan Fadeaway Barbershop.

Dengan begitu, setiap orang yang memotong rambut di tempatnya akan memiliki potongan rambut yang bagus, membuatnya menjadi lelaki yang dilirik banyak perempuan.

"Kami harus memasukkan salah satunya di setiap kartu nama! Anda pasti membutuhkannya setelah saya memotong rambut Anda. Percayai saya," ungkap lelaki berusia 23 tahun ini, dilansir Metro.

Namun netizen menemukan bahwa kondom yang ditempel di kartu nama memiliki lubang karena distaples. Artinya, manfaat kondom untuk mencegah kehamilan dan penyakit menular seksual tak lagi ada karena kondom bocor dan bolong.

Jika Anda melepaskan staples, Anda memiliki kondom berlubang, yang tentu tidak akan melindungi Anda dari seks aman. Kondom dengan lubang tidak akan melindungi Anda dari IMS atau mencegah kehamilan.

Orang-orang di Twitter pun berkomentar, ini sepertinya upaya Jake untuk menciptakan bisnis masa depan.

"Luar biasa ... sekarang Anda bisa membawa anak Anda juga untuk memotong rambut!"

"Memakai staples agar ia bisa mendapatkan generasi klien; untuk tidak benar-benar membantu mereka berhubungan seks yang aman. Orang ini tahu bisnis Langkah pertama, memotong rambut. Langkah kedua, klien menggunakan kondom. Langkah ketiga, memotong rambut klien kemudian memotong rambut anak-anak. Langkah empat, bilas dan ulangi," kata yang lain.

Namun ada pula yang menganggap bahwa apa yang dilakukan Jake adalah kesalahan yang tak disengaja.

Meski begitu, Jake meretweet semua orang yang menyiratkan itu sebenarnya bagian dari rencana bisnisnya. Bagaimana menurut Anda?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS