Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Dythia Novianty

Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus
Ilustrasi smartphone. (unsplash/yogas design)
baca 10 detik
  • Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan terkait hak konsumen kuota internet yang memicu kekhawatiran kenaikan tarif operator seluler.
  • Wahyudi Djafar menyatakan operator harus berinovasi membuat model bisnis baru dan memberikan pilihan adil bagi pelanggan.
  • Kontrak layanan harus dibuat transparan dan mudah dipahami konsumen agar mereka mengerti konsekuensi pembelian paket data.

Suara.com - Hampir semua pengguna internet di Indonesia punya kebiasaan yang sama, yakni langsung memencet tombol "I Agree" atau "Setuju" saat membeli paket tanpa pernah membaca syarat dan ketentuannya (Terms of Service).

Kini, tantangan besar muncul bagi industri telekomunikasi. Pasca-adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperjuangkan hak konsumen terkait kuota internet, muncul kekhawatiran bahwa operator seluler akan mengambil jalan pintas dengan menaikkan tarif demi menutupi "potensi kerugian".

Direktur Eksekutif Catalyst Policy Works, Wahyudi Djafar, melihat putusan terkait kuota ini jangan dianggap sebagai beban operasional yang menakutkan bagi perusahaan telko. Dengan teknologi yang ada sekarang, operator bisa lebih kreatif menciptakan model bisnis baru.

Misalnya, paket yang memberikan fleksibilitas tinggi atau layanan tambahan berbasis data yang lebih personal. Menurutnya, intinya adalah memberikan pilihan yang adil bagi konsumen. Sebab, secara logika ekonomi, kuota yang sudah dibeli adalah hak milik pelanggan.

"Konsumen itu sudah membayar, maka di situ ada hak milik, ada hak ekonomi yang dipegang oleh konsumen. Putusan ini sebenarnya buat memberikan pilihan untuk konsumen," tambahnya dalam DeepTalk Podcast Suara.com, belum lama ini.

Salah satu masalah besar dalam ekosistem digital kita adalah desain kontrak atau Term of Service (ToS) yang sengaja dibuat sangat teknis dan membosankan. Wahyudi menyentil kebiasaan pengguna yang malas membaca aturan main karena bahasanya yang terlalu "langit".

Direktur Eksekutif Catalyst Policy Works, Wahyudi Djafar dalam DeepTalk Podcast Suara.com, Jakarta, belum lama ini. [Suara.com/Dhani]
Direktur Eksekutif Catalyst Policy Works, Wahyudi Djafar dalam DeepTalk Podcast Suara.com, Jakarta, belum lama ini. [Suara.com/Dhani]

"Masalahnya adalah konsumen ini paham gak sih dengan kontrak klausula bakunya? Saya yakin Anda juga gak pernah baca kontrak term of services yang disiapkan operator ketika pilih paket. Langsung 'Oke saya setuju'. Padahal itu ada implikasinya ke sana," tegas Wahyudi.

Ia mendorong inovasi dari sisi transparansi informasi. Teknologi seharusnya digunakan untuk membuat kontrak layanan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh orang awam.

"Gimana itu dibuat bisa menjadi lebih menarik dan konsumen itu paham. Jadi, oke saya akan memilih non-rollover (kuota hangus) misalnya, saya paham konsekuensinya. Atau saya memilih rollover (kuota akumulasi), oh konsekuensinya begini. Itu semua harus jelas diatur dan dipahami sejak awal," jelasnya.

baca juga

Langkah ke depan bukan lagi soal siapa yang paling banyak menyedot kuota pelanggan, melainkan siapa yang paling inovatif dalam menciptakan ekosistem layanan yang transparan dan adil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?

Misteri Sisa Kuota Internet: Mengapa Bisa Hangus dan Siapa yang Paling Diuntungkan?

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?

Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Kuota Tak Hangus vs Jaringan Padat, Dilema Besar di Balik Putusan MK

Kuota Tak Hangus vs Jaringan Padat, Dilema Besar di Balik Putusan MK

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:22 WIB

Sinyal Kenaikan Harga Paket Data? ATSI Peringatkan Dampak Putusan MK 273 Terhadap Tarif Internet

Sinyal Kenaikan Harga Paket Data? ATSI Peringatkan Dampak Putusan MK 273 Terhadap Tarif Internet

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:55 WIB

XLSMART Sambut Putusan MK soal Kuota Hangus, Siap Hadirkan Layanan Seluler Lebih Transparan

XLSMART Sambut Putusan MK soal Kuota Hangus, Siap Hadirkan Layanan Seluler Lebih Transparan

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:00 WIB

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:59 WIB

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 14:57 WIB

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:42 WIB

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:35 WIB

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 14:31 WIB

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

×